Postingan

Investasi Emas Tring! Pegadaian: Dari Sedikit Menjadi Bukit

Gambar
Menjajaki pengalaman baru dan bertemu orang baru selalu menarik bagi saya. Ketika Pegadaian yang bermitra dengan Kompasiana menggelar event literasi keuangan digital bertajuk  "Financial Literacy on the Way (FLOW)- Financial Mandiri Dimulai Hari ini"  di kota Makassar, saya tentu tidak ingin melewatkan kesempatan baik ini. Saya belum memahami dengan baik instrumen-instrumen dan layanan digital Pegadaian. Masih melekat pola pikir saya bahwa layanan pegadaian masih konvesional, yakni menerima gadai barang-barang fisik seperti emas, alat elektronik, dan perlengkapan rumah tangga. Dari pengalaman pribadi sewaktu zaman mahasiswa (2000-2005) beberapa kali saya menggadai televisi dan sepeda motor di Pegadaian Taman Siswa Wirogunan. Istilah populernya dulu di kalangan mahasiswa adalah "sekolah". Pengalaman yang membentuk kesan "negatif". Kita malu-malu jika ada teman atau tetangga yang mengetahui kita datang ke kantor pegadaian. Sudah terpatri di benak umum jika b...

Jalan-jalan Malam di Manahan (24)

Gambar
Saya tiba di Stasiun Balapan Solo menjelang azan Magrib pada Kamis 23 Juli 2026. Jika berjalan keluar stasiun, kita akan melewati koridor jendela kaca dan dapat melihat keindahan suasana kota dan kemegahan Masjid Sheihk Zayed, ikon baru Solo. Kesan pertama yang membuat kita akan menyukai kota ini. Jarak Stasiun Balapan ke hotel tempat saya menginap Sans Hotel Fourth Loft, di Jalan M.H Thamrin, Laweyan, sekitar 3,5 kilometer. Mengorder Grab cukup murah (Rp. 21.500), tapi jauh lebih murah tarif KRL yang mengantar saya dari Stasiun Lempuyangan Jogja ke Solo, hanya 8.000 rupiah saja pembayaran e-money. Saya sengaja memilih hotel area Manahan, karena ingin menyambangi Stadion Manahan yang terletak di Jalan Adi Sucipto, Banjarsari, Surakarta. Sebagai penggemar sepak bola dan penikmat ruang publik seperti stadion, saya sudah me- list Manahan sebagai destinasi wajib jika berkunjung ke Solo. Usai mandi dan salat Magrib, saya bergegas pergi ke kompleks Manahan, yang jaraknya hanya 750 meter. ...

Angkringan Mas Yudi di Nitipuran (23)

Gambar
Penyair Joko Pinurbo menulis satu puisi yang terkenal, bahkan liriknya dimural sebagai spot foto  di Teras Malioboro 1. "Jogja terbuat dari rindu, pulang, dan angkringan" Siapa pun yang pernah tinggal di Jogja bisa merasakan ikatan emosional dan kenangan menyantap makanan sederhana dalam suasana kehangatan di angkringan .  Tak afdal rasanya “pulang” ke Jogja tidak singgah di angkringan.  Suatu siang pada Rabu 22 Juli 2026, setelah berkeliling di kawasan selatan Jogja , saya sampai di Jalan Nitipuran, Ngestiharjo, dan memutuskan berhenti di satu angkringan di tepi jalan untuk makan siang. Angkringan yang sangat tradisional, terdiri dari gerobak tempat menjajakan menu-menu masakan kampung, dan gerobak sekaligus menjadi meja makan. Disedikan dua bangku kayu panjang, dan ditutupi terpal besar berwarna biru. Angkringan seperti ini hanya muat untuk enam pelanggan dalam waktu yang bersamaan. Ketika saya datang pukul 12.50 WIB, ada tiga orang yang sedang makan, dua di antaranya c...

Legenda Alkid dan Gudeg Mbok Lindu (22)

Gambar
Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat punya dua Alun-alun. Pertama Alun-alun Utara (Lor), dan yang kedua Alun-alun Selatan (Kidul). Kali ini kita bahas Alun-Alun Kidul yang orang sering sebut "Alkid". Alkid merupakan salah satu ikon Jogja. Bagian dari kawasan "Sumbu Filosofis". Garis yang membentang lurus dari Tugu, Malioboro, dan Keraton, termasuk dua alun-alun. Telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya dan Warisan Dunia UNESCO. Alkid berlokasi di Jalan Patehan, di dalam benteng Keraton. Lapangan dengan permukaan pasir dan rumput berukuran 150 x 150 meter. Di sisi lapangan terdapat lima akses, yakni Jalan Langenastran Kidul, Jalan Langenastran Lor, Jalan Ngadisuryan, Jalan Patehan Lor, dan Jalan Gading. Kelima jalan tersebut menghubungkan Alkid dengan tempat-tempat terkenal seperti Taman Sari, Pasar Ngasem, Wijilan, hingga Alun-alun Utara. Saya ingat Alkid adalah kawasan yang saya akrabi sewaktu kuliah. Dari sekian rute alternatif perjalanan ke kampus dari kos di Jalan Gla...

Masjid Syuhada Kotabaru (21)

Gambar
Pada Selasa malam 21 Juli 2026 menjelang adzan salat Isya berkumandang di Jogja, saya sampai di kawasan Kotabaru, Jogja. Saya sudah berniat salat berjamaah di Masjid Syuhada yang berlokasi di Jalan I Dewa Nyoman Oka, Kotabaru. Di jalur pinggiran Kali Code. Kotabaru tidak seramai kawasan lain di kota Jogja, memang seperti demkian sejak lama, karena kawasan ini bukan jalan-jalan yang padat kendaraan lalu lintas meski berjalan lebar. Suasananya selalu bersih, tenang, dan adem. Rumah-rumah asri dengan pekarangan luas dinaungi pohon-pohon rindang, berderetan di Kotabaru. Aura hening jalan I Dewa Nyoman semakin terasa karena ada dua rumah ibadah berdiri megah saling berhadapan, yakni Gereja Katolik Santo Antonius dan Masjid Syuhada. Malam itu saya mencari spot yang paling pas untuk melihat seluruh bangunan Masjid Syuhada yang mencolok dengan kubah besar bergaya Persia. Cukup lama saya memaknai dan meresapi momen sentimental ini. Saya terharu pada kenangan saat pertama kali salat di masjid in...