Postingan

Tidak Ada Italia di Piala Dunia

Gambar
Sepak bola Italia dibangun dari tradisi panjang dipadu ambisi besar membuat sepak bola Italia selalu diwarnai rivalitas yang penuh drama, banyak teka-teki, sarat tendensi, dan bahkan mafia. Di sana sepak bola adalah metafora kehidupan, sebuah permainan yang harus dituntut menang apa pun caranya. Setiap pemain memainkan perannya dengan "baik".  Ciri khas paling dikenal dari sepak bola Italia adalah kesederhanaan, yakni konservatif dalam bertahan. Pecinta sepakbola kemudian menyebut Cattenacio . Saya bagian generasi milenial, rasanya sulit meneriman fakta Italia tidak ikut Piala Dunia untuk ketiga kali secara beruntun (2018, 2022, dan 2026).  Kita tumbuh dari tayangan Liga Italia di TVRI dan RCTI.  Lega Calcio  kompetisi  terbaik di Eropa kala itu. Kumpulan pemain terhebat dan termahal bersaing di klub Juventus, AC Milan, dan Inter Milan.  Banyak yang bilang persaingan Seri-A jauh lebih sangar daripada persaingan di kompetisi Eropa. Rivalitas klub sekota AC M...

Na Willa: Masa Kanak-kanak yang Dirindukan

Gambar
Sepertinya sudah menjadi tradisi, libur lebaran diisi pergi ke bioskop nonton bareng film keluarga. Setelah tahun lalu film Jumbo yang meledak, lebaran kali ini kita dihibur film berjudul Na Willa , yang juga dibuat sutradara Ryan Adriandhy dan rumah produksi Vinisinema. Na Willa didaptasi dari novel berjudul sama karya Reda Gaidiamo yang belum saya baca. Film ini berkisah kehidupan Na Willa (diperankan Luisa Adreena) anak perempuan 5 tahun, bersama keluarga dan kawan-kawannya di Gang Krembangan Surabaya pada akhir 1960-an. Ayah Willa bernama Paul (Junior Liem) dipanggil Pak, ia bekerja sebagai pelaut yang selalu berlayar berbulan-bulan meninggalkan rumah. Saking lamanya Willa sempat lupa wajah Pak ketika pulang. Jadilah Willa dalam pengasuhan penuh Mak, mama Marie (Irma Novita Rihi). Di rumah mereka juga tinggal mbok (Mbok Tun) yang sangat pandai memasak. Keseharian Willa juga menyenangkan karena punya tiga sahabat. Ada Farida (Freya Mikhaila) yang cadel yang punya 7 kakak, Dul (Aza...

Betapa Mahal Harga Kegagalan Berkomunikasi

Gambar
Jadi kita tidak punya pilihan. Kita harus berbicara dengan orang tak dikenal, terutama dalam dunia modern kita yang tak terbatas. Lalu apa yang terjadi ketika seseorang tidak tahu cara berbicara dengan orang tak dikenal? Bisa sampai kematian seseorang, seperti tragedi Sandra Bland dan banyak korban dalam kisah-kisah yang didokumentasikan dan dituturka oleh Malcom Gladwell, dalam buku  Talking to Strangers: What We Should Know About the People We Don't Know. Gladwell membuka dan menutup bukunya dengan contoh kesalahpahaman skala kecil yang memiliki konsekuensi tragis. Pada Juli 2015, Sandra Bland, seorang perempuan muda Afrika-Amerika, ditilang oleh seorang polisi bernama Brian Encinia di dekat kampus Texas, karena Sandra mengemudi tidak menyalakan lampu sen ketika berganti lajur. Lantas terjadi pembicaraan intens dan semakin agresif, menciptakan bara pemusuhan bagi mereka. Sang polisi menyuruh Sandra mematikan rokok yang ia sulut di dalam mobilnya sendiri. Encinia juga lepas kontro...

Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat

Gambar
Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat  dalah karya Prof. Dr. Sunyoto Usman, MA. Guru Besar Sosiologi Fisipol UGM, yang pertama kali diterbitkan pada November 1998, sesaat setelah Indonesia menjalani reformasi. Buku ini menyoroti tiga dasawarsa terakhir rezim Soeharto yang mengklaim sebagai "Bapak Pembangunan". Ironisnya pembangunan yang berlangsung panjang tidak menghadirkan kemandirian dan kesejahteraan bagi masyarakat luas. Rezim Soeharto dinilai berlaku tidak adil, dan tentu saja tidak demokratis. Sunyoto menyusun bukunya dalam empat bagian. Pertama, tranformasi sosial dan pemberdayaan masyarkat. Kedua, problem masyarakat modern. Ketiga, Islam dan perubahan sosial. Keempat, modernisasi dan masalah lingkungan hidup. Dari empat bagian besar tersebut diulas 25 isu penting, dari globalisasi, masyarakat desa, demokrasi, integrasi nasional, permasalahan perkotaan, nilai-nilai Islam dalam sosial politik, hingga lingkungan hidup berkelanjutan. Sesuatu yang baru dan terbuka untuk...

Let Them: Biarkan Mereka dan Biarkan Aku

Gambar
Mel Robbins adalah penulis dan podcaster populer, menulis  The Let Them Theori, buku yang m embimbing kita mengaplikasikan "Biarkan Mereka..." dan "Biarkan Aku...". Dua kata sederhana sebagai cara ampuh menghadapi hidup yang penuh tekanan, kelelahan mental, dan banyak menimbulkan stress. Mel sebenarnya bukan  ahli kesehatan mental, tapi ia menulis penuh dengan penelitian ahli, bukti, dan kisah-kisah menarik tentang cara  melindungi waktu dan energi kita yang berharga, serta berfokus pada apa yang benar-benar berarti untuk dijalani. Buku ini dibuka dengan kisah pribadi Mel dan keluarga yang bangkit dari keterpurukan. Ia awalnya tak mengerti cara memulai kembali, sampai ia teringat acara hitung mundur peluncuran roket NASA: 5-4-3-2-1. Sejak itu setiap yang akan dilakukan Mel semua dihitung mundur. "Aturan 5 Detik" ia rasakan punya kekuatan magis, membantunya  menghadapi ketakutan, keraguan, atau kebiasaan menunda. Jika sudah mengatakan 5-4-3-2-1, maka tak a...