Manajemen Senyap Carlo Ancelotti
Saya tumbuh menjadi penggemar sepak bola persis saat Carlo Ancelotti berhenti sebagai pemain dan beralih menjadi asisten pelatih Italia pada World Cup 1994. Itu Piala Dunia pertama yang saya nonton. Setelah itu saya mengikuti perjalanan karier kepelatihan Ancelotti sampai ia dinilai sebagai salah satu pelatih tersukses sepanjang sejarah. Publik akan sangat mudah mengasosiasikan Ancelotti adalah pelatih AC Milan dan Madrid. Dua klub yang memberikan lima trofi Liga Champions bagi Ancelotti. Dari buku berjudul Quiet Leadership: Winning Hearts, Minds and Matches (2016) kita ingin mengetahui kiat dan cerita-cerita di balik pencapaiannya serta bagaimana ia menjalani hidup di luar sepak bola. Ia berbagi kepada pembaca kenangan hebat dan masa sulitnya. Don Carlo menuangkan kumpulan refleksinya sebagai manajer sejak menjadi asisten pelatih Arrigo Sacchi di tim nasional Italia, kemudian debut di klub Reggiana, Parma, Juventus, AC Milan, Chelsea, PSG, dan Real...