Postingan

Jalan-jalan ke Kota Tua Kuching (6)

Gambar
Melanjutkan kunjungan singkat di kota Kuching Sarawak, pada Jumat sore 24 April 2026 kami main-main ke kota tua.  Persinggahan pertama di Jalan Main Bazaar, salah satu jalan paling terkenal di sini. Jalan yang tepat di tepi selatan Sungai Sarawak. Kawasan Main Bazaar adalah  pusat souvenir dan kerajinan tangan lokal yang banyak diburu untuk membeli oleh-oleh.  Pengunjung bisa menemukan berbagai kerajinan khas seperti ukiran kayu, manik-manik, serta tekstil tenun Sarawak yang indah.  Sekitar 20 menit saya menyusuri trotoar di tepi deretan kota tua yang banyak berdiri gedung-gedung arsitektur kolonial Inggris.  Di ujung jalan Main Bazaar kita menemukan gedung kuno bekas  pengadilan Inggris dengan tiang tinggi dan monumen prasastinya. P engadilan kini berganti fungsi menjadi gedung pusat budaya dan seni yang aktif mementaskan pameran, teater, musik. Di terasnya ada butik dan kafe restoran. Di belakang gedung ini  terdapat  bekas penjara kolonial Kuch...

Hidup Melambat di Taman Persahabatan (5)

Gambar
Kuching dikenal sebagai kota dengan suasana santai dan cocok bagi yang menginginkan slow living . Satu tempat yang paling tepat merasakannya adalah berkunjung ke Taman Persahabatan Malaysia-China. Melanjutkan jelajah di Kuching, menjelang malam pada Jumat 24 April 2026, kami berlima bertandang ke Taman Persahabatan yang terletak di Jalan Song Tabuan Heights. Waktu kami datang taman sudah ramai, mungkin karena sudah masuk weekend . Baru tiba di area parkiran dan belum melewati gerbang Chinese Plaza , saya sudah terpukau dengan suasana sekitarnya. Taman persahabatan ini dibangun pada tahun 2005 di atas lahan seluas 2,8 hektar, untuk merayakan ulang tahun ke-30 hubungan diplomatik antara kedua negara. Nama resminya  Malaysia-China Friendship Park. Taman Persahabatan terbagi dalam dua area, yakni Zona Malaysia dan Zona China, yang memiliki ciri khas masing-masing. Di Zona Malaysia ada patung kucing, Sarawak Fountain , Baruk Pavilion , Hibiscus Garden , dan Malaysia Mural . Adapun...

Ritual Memulai Hari di Kuching: Menyesap Kopi Opium (4)

Gambar
Pada Jumat 24 April 2026 kami memulai hari di Kuching dengan ngopi di Kedai Hiap Yak Tea Shop yang legendaris. Konon ngopi di Hiap semacam ritual banyak warga setempat dan pelancong memulai harinya. Saya penasaran untuk mencobanya. Kami pun meluncur diantar Gita. Menjelang pukul 7.00. Saya, Adi, dan Gita, sudah tiba di kedai yang terletak di Lorong Kai Joo. Lokasinya strategis, kami mengaksesnya dari India Street Pedestrian Mall yang terhubung dengan China Town. Berjalan kaki di Lorong Kai menghadirkan suasana nostalgia, diapit ruko-ruko tua, tembok warna-warni dengan beberapa mural, dan barisan lampion di atasnya, di suatu pagi yang belum sibuk oleh aktivitas perdagangan di suatu kota tua. Hiap Yak Tea menempati ruang yang tak begitu luas, mungkin hanya ada 5-6 set meja. Benar-benar kedai klasik seontentik-ontentiknya suatu ruangan, dari ubin kuno, ornamen, meja, kursi, lampion, jam dinding kipas angin plafon, lukisan, lemari kaca, pigura, hingga foto hitam putih. Di dinding t...

Berkunjung ke Kuching Sarawak (3)

Gambar
Sebelumnya jauh dari rencana dan keinginan bahwa saya akan berkunjung ke Kuching, Sarawak, Malaysia. Dibandingkan Kuala Lumpur, kota Kuching bagi banyak orang kurang dikenal, saya bahkan tidak tahu jika ibu saya tidak datang berobat ke sini. Tapi suatu waktu selama tiga hari dua malam (23-25 April 2026) saya bersama keluarga di sini, ibu kota Malaysia bagian Sarawak di Pulau Borneo. Di waktu yang sangat singkat di selah-selah mengantar ibu berobat, saya menjelajahi kota ini sejauh yang saya bisa.  Malaysia adalah federasi yang terdiri dari 13 negara bagian ditambah ibu kota federal Kuala Lumpur dan Wilayah Federal Labuan dan Putrajaya.  Secara historis, Sarawak merupakan provinsi Kesultanan Brunei hingga kedatangan "Raja James Brooke", yang memerintah selama satu abad.  Saat itulah Sarawak menjadi entitas politik yang terpisah. P ada tahun 1963  bergabung dengan Malaysia sebagai bagian dari negara merdeka.  Meskipun Sarawak dan Sabah berada di daratan yang terpi...

Menyusuri Borneo Jalur Pontianak ke Kuching (2)

Gambar
Kamis 23 April 2026 pukul 04.00 WIB, sebelum adzan subuh berkumandang,  kami enam orang keluarga (ibu, ayah, saya, Uci, Adi, dan Humairah)  berangkat dari rumah "Paris" Pontianak menuju Kuching, Malaysia. Kalimantan Barat memang berbatasan langsung dengan Malaysia Sarawak di Pulau Borneo yang sangat luas.  Rute Pontianak- Kuching via Entikong berjarak sekitar 330 km, dan membutuhkan waktu tempuh sekitar 7 hingga 9 jam.  Untuk perjalanan rute jauh ini kami merental mobil Toyota Innova Reborn berwarna abu-abu yang dikendarai  driver Gita Wardana, pemuda asal Sambas.  Walaupun masih mengantuk usai menonton bola Liga Inggris Manchester City menang atas Burnley 1-0, saya tetap antusias menikmati perjalanan yang bisa dibilang langka dan tentu akan merasakan pengalaman baru yang seru. Saat keluar dari kota Pontianak dan memasuki Kabupaten Kubu Raya,  matahari juga belum terbit, kami terus melaju untuk menemukan masjid yang bertepatan dengan waktu salat su...