Revolusi Pembangunan dari Desa
Desa masih sering dipersepsikan sebagai kantong kemiskinan dan rawan mengalami ketidakadilan sosial. Data statistik menunjukkan terdapat 73 ribu desa di seluruh Indonesia yang ditinggali separuh penduduk, masih mengalami marginalisasi, keterisolasian, keterbatasan akses sumber daya, akses pembangunan, serta keterbatasan pada segala akses kehidupan. Pengalaman yang sudah-sudah, pembangunan umumnya dilaksanakan di desa dianggap tidak populis dan tidak meningkatkan perekonomian desa. Investor juga enggan berinvestasi di desa yang diyakini tak berprospek cerah. Akibatnya hampir 75 tahun negara kita merdeka, pembangunan lebih dirasakan oleh masyarakat kota, golongan elit, dan kelas menengah. Barangkali ada kaitannya dengan fakta tersebut, tulisan-tulisan dalam kolom, pustaka dalam bentuk buku atau karya ilmiah lain, yang mengupas pembangunan desa sangatlah minim. Tak banyak individu punya niat tulus menulis atau meneliti tentang desa dengan segala permasalahan dan potensinya. Jika pu...