Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2026

Belanda Kehilangan Identitas "Total Football"

Gambar
Penampilan Belanda selalu dinantikan di setiap turnamen Piala Dunia dan Piala Eropa. Semuanya bermula pada tahun 1974. Pada Piala Dunia 1974 di Jerman Barat, Belanda yang diarsiteki Rinus Michels dan dipimpin Johan Cryuff menampilkan permainan sepakbola super agresif yang sangat memukau penggemar sepakbola. Sayang di pertandingan final entah bagaimana mereka bisa kalah dari Jerman Barat dengan skor 1-2. Taktik yang kemudian terkenal dengan total football tersebut membawa The Orange melibas lawan-lawan kuat dengan permainan aktraktif yang tidak pernah dimainkan sebelumnya. Total football tak hanya menekankan soal kemenangan, tapi juga cara meraihnya. Cruyff tak ingin menang dengan cara biasa-biasa saja, melainkan ingin kemenangan dengan gaya bermain indah dan menghibur. Ia tak ingin menghianati penonton. Hal paling revolusioner dari pendekatan Cruyff adalah tak lagi mengandalkan pemain dengan postur tinggi dan kuat, tapi anak-anak muda dengan kecerdikan, teknik, dan kemampuan untu...

Jerman Bukan Lagi Jerman yang Dulu

Gambar
Kejutan besar pertama di Piala Dunia 2026 tercipta ketika Jerman tersingkir lebih awal, di babak 32 besar setelah dikalahkan Paraguay melalui drama adu penalti 3-4 (1-1). Bertanding di Stadion Gillete, Foxborough, Boston, AS, Jerman yang dilatih pelatih muda Julian Nagelsmann menurunkan format 4-2-3-1, dengan striker tunggal Kay Harvetz di depan Leroy Sane, Deniz Undav, dan Florian Writz.  Adapun Gustavo Alfaro pelatih Paraguay memilih pos 4-5-1 yang cenderung defensif.  Jerman memang mengendalikan permainan di babak pertama, tetapi tetap tidak efektif mendobrak pertahanan ketat Paraguay yang dikomandoi Gustavo Gomes di depan kiper Orlandi Gill. Jerman kesulitan menciptakan peluang bagus. Sesaat sebelum jeda justru Der Panser dikejutkan dengan gol yang pemain sayap Paraguay, Julio Ensico. Bermula dari sepak pojok yang dihalau pertahanan Jerman namun bola dapat direbut Miguel Almiron dan menoper ke Matias Galarza. Dengan bagus Galarza  mengirim umpan silang ke area penal...