Postingan

Menampilkan postingan dengan label Politik

Argo: Drama Diplomat Amerika

Gambar
Kita selalu tertarik cerita misterius seperti intel menjalankan tugasnya. Satu operasi rahasia paling berani dalam sejarah Central Intelligency Agency (CIA) adalah penyelamatan enam diplomat Amerika Serikat di Teheran, Iran, pada Januari 1980 di masa kepresidenan Jimmy Carter. Selama 17 tahun dirahasiakan, baru pada saat ulang tahun CIA ke-50 pada 1997, dengan alasan meningkatkan prestise dan menyebar inspirasi, CIA mengungkap ke publik bagaimana operasi penyamaran itu direncanakan dan dilaksanakan dengan sukses. Tokoh kunci operasi itu adalah Antonio Joseph Mendez (1940-2019), agen intelijen CIA yang kemudian menginspirasi Ben Affleck untuk mengadaptasi menjadi film yang memenangkan academy award pada 2013. Affleck sendiri yang memainkan peran Tony Mendez sekaligus menyutradarai. Film dimulai dengan narasi singkat profil Iran ketika masih kerajaan Persia yang selama 2.500 tahun diperintah oleh Shah. Kemudian Iran modern pada 1950 dipimpin oleh nasionalis intelektual Perdana Mente...

Skandal Gubernur Blago

Gambar
Serial dokumenter Trial by Media yang tayang di saluran Netflix meninjau kembali enam perkara hukum yang terkenal dan kontroversial dalam tiap episodenya yang berdurasi sekitar satu jam. Kita kemudian paham peliputan media Amerika Serikat dalam penanganan perkara hukum yang jauh lebih dalam sekaligus jauh lebih memusingkan karena kasus hukum menjadi berita sensasional yang laku dijual. Dengan begitu sulit menarik kesimpulan apakah media memainkan peran besar membantu dalam proses menemukan keadilan, atau apakah justru menjadi alat efektif untuk mengangkangi hukum. Salah satu serialnya berjudul Blago, nama akrab Rod Blagojevich, Gubernur Illinois periode 2003-2009. Blagojevich, politisi dari Partai Demokrat ditangkap dan diadili berdasarkan banyak kejahatan yang dituduhkan dalam pengaduan masa gubernurannya, seperti meminta sumbangan kampanye sebagai imbalan atas bantuan pemerintah. Namun tuduhan terakhir adalah yang paling mengejutkan. Tuntutan pidana menjelaskan dengan sangat terperi...

Dinasti Politik Atas Nama Demokrasi

Gambar
Pengujung tahun 2020 merupakan momen pesta demokrasi, termasuk di Sulawesi Selatan. Akan berlangsung nyaris serentak di beberapa Kabupaten/Kota untuk mencari pemimpin pengganti Bupati atau Walikota yang tidak dapat mencalonkan lagi karena masa jabatan yang telah dua periode.   Para suksesor yang digadang-gadang untuk mengisi posisi-posisi  strategis tersebut memang telah lama muncul di media-media lokal kemudian terjun ke masyarakat konstituen untuk mensosialisasikan dirinya masing-masing, kalau tidak ingin dikatakan aksi mereka sebagai pencitraan. Hal yang lumrah dalam dinamika politik. Mereka dengan percaya diri telah mengaklamasikan siap untuk maju dan mewakafkan dirinya sebagai bentuk pengabdian yang tulus. Itu oke. Ada fenomena menarik melihat mereka yang akan bertarung dalam pemilihan kepala daerah tersebut, ternyata merupakan orang dekat secara langsung dengan Bupati petahana.  Berpotensi mensuburkan politik kerabat atau dinasti politik. Tidak harus anak kandu...

Pers dan Politik

Gambar
Zaman sekarang, hidup manusia banyak dipengaruhi oleh kualitas informasi yang diterimanya. Jika informasi yang didapat seseorang tidak berkualitas, maka pengetahuan yang dimilikinya juga kurang berkualitas. Sebaliknya individu yang memiliki pengetahuan yang tinggi dan berkualitas, maka hal itu sebagai pencerminan bahwa informasi yang diterimanya memiliki bobot dan kualitas yang tinggi. Apa saja yang kita bicarakan, yang kita pertentangkan, dan segala yang kita diskusikan dalam kehidupan sehari-hari, dasarnya banyak bersumber dari media massa (Pers). Bahkan, Pers diyakini sebagai pilar kekuatan keempat dalam suatu tatanan negara dan berbangsa setelah Eksekutif, Legislatif, dan Yudikatif. Dalam negara demokratis, Pers berfungsi sebagai sumber informasi sebagai alat kontrol pemerintahan, sekaligus sebagai agen perubahan, reformasi, bahkan revolusi.  Sudah ada beberapa bukti dalam sejarah, di mana Pers bisa sangat berpengaruh terhadap tumbangnya rezim di suatu negara. Presiden Filipina...

Janji Joni dan Para Politisi

Gambar
Masih ingat dengan film Janji Joni?  Ini film Indonesia yang unik, dan saya menggemarinya.  Tokoh Joni diperankan oleh aktor bertalenta Indonesia, Nicholas Saputra. Sesuai judul, Joni yang berprofesi sebagai pengantar rol film antar bioskop di kota Jakarta, memiliki track record yang baik selama menjalankan tugasnya, dia tak sekali pun terlambat untuk menyerahkan sambungan film, yang bisa dibayangkan jika memang itu terlambat. Pada satu hari yang sangat penting dalam hidupnya, Joni secara eksplisit berjanji kepada perempuan cantik yang ingin menonton satu film, untuk terus menjaga rekor bersih itu. Bagi Joni ini hal yang mudah untuk dilakukan. Namun hari itu mungkin seluruh isi alam berkonspirasi menjegal upaya Joni menunaikan amanah, justru pada saat yang paling penting dalam karir dan hidupnya. Singkat cerita, Joni gagal memenuhi janji “mudahnya”. Namun hampir tak ada orang yang setuju bila Joni adalah orang yang suka berbohong. Penonton dan perempuan cantik itu memaafkanny...

Pilkada Makassar 2020 yang Unik

Gambar
Pertarungan dimulai.   Empat calon pasangan Walikota/Wakil Walikota Makassar periode 2020-2025 telah resmi ditetapkan oleh KPU Makassar, pada Rabu 23 September 2020. Mereka adalah sesuai dengan nomor urut di kertas suara:  Moh. Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi, usungan Partai Nasdem dan Partai Gerindra, dengan jumlah 11 kursi;  Munafri Arifuddin-Abd. Rahman Bando, diajukan koalisi Partai Demokrat, PPP, dan Perindo, dengan jumlah 13 kursi;   Syamsu Rizal-Fadli Ananda, diusung PDIP, Hanura, dan PKB, dengan jumlah 10 kursi; dan Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Armin Nurdin Halid, yang usulkan gabungan Partai Golkar, PKS, dan PAN, dengan jumlah 15 kursi. Bagaimana kita memahami dan menimbang-nimbang keempat pasangan calon ini? Apakah para calon yang diajukan sudah memenuhi ekspektasi masyarakat? Masyarakat pemilih senantiasa diharapkan cerdas dan teliti untuk memilih pemimpin. Untuk mendapatkan pemimpin yang berkualitas, kita seharusnya memperhatikan dan mempelajari jej...

Cerita Algojo Pembantaian 1965

Gambar
Tiap akhir bulan ini, tak putus dibicarakan perihal yang terjadi pada malam 30 September 1965 lampau. Buku Pengakuan Algojo 1965 adalah hasil sedikit pengembangan dari investigasi majalah Tempo edisi 1-7 Oktober 2012.  Redaksi majalah yang pernah dibredel rezim Soeharto ini, sudah berkali-kali menegaskan tak ada agenda tertentu mengangkat laporan yang sangat sensitif tersebut. Tak ada maksud membuka aib atau menyudutkan para algojo. Semata-mata pertimbangan profesionalisme jurnalistik melalui rapat redaksi.  Penulisan terkait sejarah 1965 sudah banyak beredar, dan tentu sarat dimanipulasi penguasa. Semua tahu otoriter militer di bawah kendali Soeharto. Ini namanya fakta yang amat pedih, seperti membuka luka lama yang tidak semua orang menghendaki.  Namun sekali lagi, Tempo hanya memaparkan sejarah dari aspek lain demi upaya rekonsiliasi yang terus diperjuangkan. **** Intisari dari buku setebal 178 halaman ini adalah eksekusi pembunuhan massal terhadap manusia-manusia ya...

Memahami Ideologi ISIS

Gambar
Islam of State in Iraq and Syriah (ISIS/ NIIS) bukanlah satu agama, melainkan ideologi.  NIIS sejak berdiri pada 2013, langsung menjadi kelompok yang kontroversial di dunia Arab dan Barat, terutama negara Amerika Serikat. Menjelma menjadi gerakan politik yang solid dan punya sokongan dana yang besar. Ancamannya dianggap lebih berbahaya daripada jaringan Al-Qaedah, karena mereka mempunyai wilayah basis yang terlegitimasi politik. NIIS menjadi musuh negara berdaulat, meinginkan negara dalam satu negara. Sengaja hadir pada momen yang tepat, saat negara-negara Arab sedang mengalami transisi demokrasi akibat revolusi, terutama di Irak dan Suriah yang terus bergejolak. Mereka menyebar ajaran sesat Islam radikal ke segala penjuru, termasuk ke Indonesia, negara muslim terbesar di dunia. Kelompok ini terang-terangan menentang imperialisme dunia Barat atas dunia Islam, di segala lini kehidupan, terutama ranah politik dan ekonomi. Terkait karena ketidakadilan global dan ketidakadilan sosial....

Wajah DPR 2019-2024

Gambar
Pada 1 Oktober 2019 tahun lalu, 575 orang dilantik dan diambil sumpahnya menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk masa bakti 2019-2024. Mereka terpilih pada pemilihan umum mewakili 80 daerah pemilihan (dapil) di seluruh Indonesia. Parlemen DPR kali ini terdiri dari 9 Fraksi, masing-masing: Fraksi PDIP (128 kursi); Fraksi Golkar (85); Fraksi Gerindra (78); Fraksi Nasdem (59); Fraksi PKB (58); Fraksi Demokrat (54); Fraksi PKS (50); Fraksi PAN (44) dan; Fraksi PPP (19). Sesuai Undang-undang No. 2 Tahun 2018 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (MD3), pimpinan DPR hasil pemilu 2019 terdiri atas 5 orang. Ketua DPR otomatis diisi oleh anggota DPR dari parpol pemenang pemilu, yakni PDIP, yang telah mendapuk Puan Maharani untuk menjabat DPR-1. Empat wakil ketua diisi dari Parpol yang memeroleh kursi terbanyak secara berurut, yakni diisi wakil dari Golkar, Gerindra, Nasdem, dan PKB. **** Kekuasaan DPR sangat besar, karena memiliki fungsi legislasi, budgeting , dan pengawasan. Tak mudah mencar...

Ketua Umum Partai Politik

Gambar
Selain Presiden Joko Widodo, tak berlebihan rasanya jika 9 orang paling berkuasa di Republik Indonesia adalah mereka yang menjabat sebagai ketua umum partai politik saat ini. Coba kita cek, berdasarkan hasil pemilihan umum tahun 2019. Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarno Putri, belum tahu sampai kapan melepas jabatan yang telah diemban sejak berdirinya partai Banteng.  Kemudian Prabowo Subianto, ikon dan simbol partai Gerindra, baru saja terpilih kembali secara aklamasi. Prabowo yang menjadi rival keras Jokowi di dua kali pilpres, seperti turun kelas karena bersedia menjabat ketua umum parpol berlambang burung garuda ini sekaligus menjabat Menteri Pertahanan.  Airlangga Hartarto ketua umum baru Partai Golkar, yang suaranya terus menurun, dan parahnya lagi untuk kali pertama tak berhasil mengajukan calon presiden dan/atau calon wakil presiden dalam kontestasi dua kali pilpres. Dari Partai Demokrat, SBY sudah memberikan tongkat kepemimp...

Pro Kontra Hubungan Sepak Bola dan Politik

Gambar
Ini catatan kecil  hasil investigasi  Intermezzo   Majalah  Tempo  edisi minggu ini (2-8 Juni 2014) yang ber judul  Sepak Bola dan Politik. Tak bisa dibantah, sepak bola adalah olahraga paling populer di dunia, oleh karenanya, tidak pernah bisa steril dari politik. Seperti keping mata uang yang bersisian, adanya intrik politik di olahraga ini bisa membawa efek positif, sekaligus dampak negatif yang merugikan. Sepak bola bisa menjadi pemersatu sebuah negara yang sangat sulit disatukan oleh kelompok politisi. Tengoklah Bosnia-Herzogivina. Negara pecahan Yugoslavia yang terletak di semenanjung Balkan Eropa Selatan, dengan populasi hanya empat juta jiwa. Penduduk Bosnia-Herzegovina terdiri dari tiga etnis besar: Bosnia, Sebia, dan Kroasia. Sejak negara itu berdiri lebih dua dekade silam, konflik tiga etnis tersebut tidak pernah padam. Perang brutal, ketakaman politik, keadaan ekonomi memprihatinkan, dan kebencian antar etnis terus melanggengkan permusuhan. Seti...

Mengenal dan Memahami Dewan Perwakilan Daerah (DPD)

Gambar
Dari 190 negara yang memiliki lembaga perwakilan, 75 diantaranya memilih lembaga perwakilan dua kamar ( Bicameral ). Lembaga perwakilan dua kamar kebanyakan diterapkan negara yang memiliki penduduk di atas 50 juta orang. Demikian dilaporkan Greg Power dan Rebecca A. Shoot, di  Global Parliamentary, Report,The Changing of Parliamentary Representation . Termasuk negara Indonesia, menerapkan sejak 2004. Secara umum, peran kamar kedua dalam lembaga perwakilan dua kamar adalah untuk mengawasi ( checks ) dan mengimbangi ( balances ) kamar pertama. Model dua kamar ini untuk menguatkan fungsi legislasi demi terbentuknya undang-undang yang berkualitas. C. F Strong mencatat dalam bukunya  Konstitusi-Konstitusi Politik Modern , kekuasaan legislatif di negara konstitusi modern dijalankan oleh lembaga perwakilan yang terdiri dari dua kamar, yang salah satu atau kedua kamar tersebut merupakan pilihan langsung dari rakyat. Di Amerika Serikat, contoh ideal negara yang menerapkan parlemen dua ...

Mengapa Negara Bisa Gagal?

Gambar
Daren Acemoglu adalah Profesor Ilmu Ekonomi dari Massachusetts Institute of Technology, dan James A Robinson merupakan pakar politik dan Profesor Ilmu Pemerintahan Harvard University. Mereka berduet menulis Mengapa Negara Gagal ( Why Nation Fail ), Asal Mula Kekuasaan, Kemakmuran, dan Kemiskinan. Buku penting yang sangat mencerahkan dan banyak dijadikan referensi akademik dan penetapan kebijakan. *** Mengapa ada negara sukses dan mengapa pula ada negara gagal? Merupakan tesis utama buku ini. Daren Acemoglu dan James Robinson dengan telaten menyajikan gambaran-gambaran realitas mengenai kemiskinan, ketimpangan, dan konflik-konflik masih muncul hingga sekarang. Daren dan Robinson membuka buku mengenai perbandingan telak di distrik Nogales, yang terbelah pagar pembatas. Di Utara Nogales Arizona, merupakan negara Amerika Serikat. Sedangkan di bagian Selatan adalah Nogales Sonora, merupakan bagian negara Meksiko. Walaupun mereka sama dari segi suku, ras, agama, etnik, dan budaya, kualitas...