Menciptakan Ulang Identitas dan Mengejar Kenikmatan
Ariel Heryanto, Professor Australian National University, menulis buku menarik berjudul Identitas dan Kenikmatan : Politik Budaya Layar Indonesia (2015). Hasil terjemahan Identity and Pleasure : The Politics of Indonesian Screen Culture , yang diterbitkan di Singapura pada tahun 2014. Fokus utama buku ini meneliti politik budaya kontemporer di Indonesia dengan fokus pada bagaimana budaya populer berperan dalam membentuk ulang dan mentransformasikan identitas sosial mereka di era pasca-Orde Baru, dengan menggunakan budaya layar: film, televisi, dan media sosial. Menurut Ariel, orang Indonesia hidup dalam lingkungan yang berkiblat pada komunikasi lisan, lebih mudah menerima pesona gambar bergerak dan lebih tanggap secara kreatif terhadap apa yang ditawarkan oleh kamera video, ketimbang kata-kata tertulis atau program komputer pengolah kata (hlm. 134). Ariel dengan asyik membawa kita ke suatu perjalanan visual sangat memikat, dengan lintas disiplin bidang yang cair, perspekti...