Postingan

Menampilkan postingan dengan label Bola

Senegal Menantang Perancis dengan Memori Bersejarah 2002

Gambar
Salah satu kejutan terbesar pertandingan Piala Dunia sepanjang sejarah terjadi pada Jumat 31 Mei 2002 di Stadion Seoul Korea Selatan.  Senegal mendapat kehormatan menjadi penantang juara bertahan Perancis di laga perdana Piala Dunia 2002, yang digelar pertama kali di luar benua Eropa dan Amerika. Jika bukan Piala Dunia, seberapa banyak orang mengenal Senegal?  Senegal dipandang remeh di Grup A yang mengabungkan Perancis, Uruguay, dan Denmark. Sejarah telah tertulis, Senegal membungkam dan menjungkir balik semua prediksi para pengamat, media, dan rumah taruhan dengan menumbangkan Perancis yang saat itu berstatus sebagai Juara Dunia 1998 dan Juara Piala Eropa 2000. Gol tunggal Papa Diob ke gawang Fabien Barthez telah tercatat sebagai salah kejutan terbesar dalam sejarah pertandingan Piala Dunia . "Singa Teranga" melangkah jauh di Piala Dunia pertamanya, melebihi harapan siapa saja. Setelah lolos dari "grup neraka", di babak perdelapan final Senegal berhadapan dengan S...

Malam Final Liga Champions di Pantai Losari

Gambar
Pada hari Sabtu malam 30 Mei 2026, saya pergi ke Padang Coffee, di Jalan Penghibur Pantai Losari, Makassar. Cafe itu punya Fikar, teman sekolah, jadi kami memutuskan untuk menonton ( nobar ) final Liga Champions 2026 di sana. Final 2026 berbeda dari sebelumnya, karena pertandingan dimulai pukul 24.00 Wita, tiga jam lebih awal dari biasanya. Pada pukul 22.25 Wita saya sudah tiba di lokasi. Saya ingin menyaksikan   kick off show  dan merasakan sedapat mungkin atmosfer Puskas Arena, Budapest, Hungaria, venue final Liga Champions antara juara Inggris Arsenal menantang Paris Saint-Germain sang juara bertahan. Siaran live streaming pertama kali menampilkan legenda sepak bola dan ikon paling populer, David Beckham, yang memasukkan koin di mesin Pepsi untuk memutar piringan hitam berlogo "The Killers". Sekejap pertunjukan dimulai di panggung di tengah lapangan dengan pencahayaan gemerlap, dan koreografi penari latar yang mengenakan kostum Eropa Tengah di bawah lampu stadion. Para...

Final Liga Champions 2015-2025 (3- Selesai)

Gambar
Final Liga Champions akhirnya datang ke Berlin, ibu kota Jerman pada 2015. Menghadirkan Barcelona dan Juventus. Barcelona dilatih Luiz Enrique, memiliki skuad kelas dunia, Xavi, Iniesta, dan trio Messi, Suarez, dan Neymar. Sedangkan Juventus diasuh Massimiliano Allegri melaju ke final setelah mengalahkan juara bertahan Real Madrid Carlo Ancelotti. Mereka punya Gianluigi Buffon dan Andrea Pirlo sebagai pemenang Piala Dunia. Barcelona menang 3-1 dari gol yang dibuat Ivan Racitic, Suarez, dan Neymar. Satu gol Juventus diciptakan Alvaro Moratta. El Barca meraih titel ke-5 sekaligus melengkapi treble musim 2015.  Enrique menyamai pencapaian Pep Guardiola bersama Barcelona 2009.  Dari Berlin final berlanjut di Milan pada 2016. Mempertemukan derby Madrid mengulang final Lisbon 2014. Kali ini Madrid dilatih Zinedine Zidane. Lewat pertarungan 120 menit kedudukan sama kuat 1-1. Gol Madrid diciptakan Sergio Ramos pada awal pertandingan, dan disamakan Yannic Carasco. Juara ditentukan me...

Final Liga Champion 2005-2014 (2)

Gambar
Tak terasa satu dekade saya menonton final Liga Champions.  Selanjutnya cerita final 2005. Mempertemukan AC Milan yang bertabur pemain kelas dunia dan ditukangi Ancelotti ditantang Liverpool yang dilatih Rafael Benitez dengan bintang Steven Gerrard. Final berlangsung di Istanbul, sepertinya dengan mudah dimenangkan AC Milan setelah mendominasi di babak pertama dengan skor 3-0. Namun seperti sejarah yang telah tertulis ada keajaiban di Istanbul. Liverpool menyamakan kedudukan 3-3 pada menit ke-60. Dan memaksa pertandingan berlanjut perpanjangan waktu dan ditentukan lewat drama adu penalti. Liverpool secara heroik menjadi juara, sekaligus gelar ke-5 bagi The Reds. AC Milan dan fansnya sampai sekarang masih belum percaya mereka bisa kalah dengan cara seperti itu, "Miracle of Istanbul". Final 2006 di Stade de Franc St Dennis mempertemukan Barcelona dan Arsenal. Barcelona dilatih Frank Rijkard dan pemain terbaik dunia Ronaldinho, berhasil juara setelah menang 2-1 atas The Gunner...

Final Liga Champions 1995-2004 (1)

Gambar
Final Liga Champions 2026 menjelang. Pertanyaan dan prediksi pun semakin ramai. Kamu memfavorikan siapa, Paris Saint-Germain (PSG) ataukah Arsenal? Pesona dan atmosfer final Liga Champions (LC) membuat saya tak sabar menanti laga yang akan digelar di Budapest, Hungaria, pada malam Minggu nanti, 30 Mei 2026. Final Liga Champions sudah terpatri di kepala saya. Final itu selalu berlangsung di hari Kamis dinihari akhir bulan Mei. Harinya berganti ke malam Minggu sejak final Liga Champions 2010. Saya tak bermaksud menulis prediksi siapa yang bakal menang dan juara. Tidak berminat pula menganalisanya dari aspek teknis Luis Enrique dan Mikel Arteta. Dan (mungkin) saya tak akan menulis catatan bak komentator andal, setelah kita mengetahui hasilnya di Minggu pagi nanti. Jauh lebih menarik bagi saya adalah bagaimana menapak tilas menjadi seorang fans fanatik Final Liga Champions. **** Semua ini bermula pada final Final 1995, ketika Ajax Amsterdam yang dilatih pelatih muda (saat itu), Louis Van G...

Bagaimana Guardiola Merevolusi Manchester City dan Mendominasi Sepak Bola Inggris

Gambar
Joseph "Pep" Guardiola akan meninggalkan Manchester City, setelah melewati 10 musim.  Pep bergabung dengan City menggantikan Manuel Pellegrini  pada awal musim 2016/2017. Sebelumnya ia melatih Bayern Munchen tiga musim (2013-2016)  di mana ia memenangkan tiga gelar Bundesliga berturut-turut dan dua Piala Jerman. Sebelumnya lagi, Pep memulai karier manajerialnya di Barcelona pada tahun 2008/2009, membentuk satu tim klub terbaik sepanjang masa - memenangkan tiga gelar La Liga berturut-turut (2009-2011), dua Liga Champions (2009 dan 2011), dan dua Copa del Rey (2009 dan 2011) sebelum mengambil cuti setahun setelah musim 2011-12. Pep telah membangun dan mengubah banyak hal di Manchester City. Pep adalah manajer paling lapar gelar. Ia telah membawa City meraih 20 trofi utama, termasuk enam gelar Premier League hanya dalam 10 musim, membawa City ke urutan keempat dalam daftar trofi Inggris sepanjang masa, hanya di belakang Manchester United, Liverp...

Wenger: My Life and Lesson in Red and White

Gambar
Arsene Wenger adalah satu manajer sepak bola paling ikonik dan paling dihormati sepanjang sejarah, ia pemimpin yang inspiratif, inovatif, berwawasan luas, dan berwibawa.  Buku otobiografi Arsene berjudul  My Life in Red and White ( 2020)  menapak tilas hidupnya yang luar biasa.  Kariernya sangat spektakuler, kaya, dan penuh warna.  Wenger dikenal luas sebagai  manajer visioner yang memimpin Arsenal menjadi tim global dengan gaya permainan aktraktif, sekaligus merevolusi sepak bola Inggris.  Bab pembuka dikisahkan masa kecilnya yang cukup mengharukan di Desa Alsace  Duttlenheim Strasbourg, pinggiran Paris Perancis. Desa yang terkenal dengan pandai besi dan petani yang mengendarai kuda.  Wenger kecil terobesi dengan sepak bola. Ia bermain untuk tim desa, dan kemudian tim Strasbourg yang kelak ia pun sebagai pelatih. Waktu kecil ia mengenang menonton dari tv hitam-putih pertandingan final Piala Champions 1960 ketika Real Madrid mengala...

Pertunjukan Spektakuler Bavaria

Gambar
Liga Champions babak gugur selalu menciptakan pertandingan dramatis yang menguras emosi, menghadirkan eforia bagi tim yang menang dan juga sisi kejam bagi yang kalah. Duel klasik Eropa Bayern Munchen dengan Real Madrid pada perempat final leg - 2  di Stadion Fusball Arena Munich, Rabu 15 April 2026 malam tadi, merupakan satu pertandingan sepak bola yang tak terlupakan.  Belum satu menit, dan mungkin baru lima pemain yang menyentuh bola, Real Madrid sudah unggul. Kiper Bayern Manuel Neuer salah mengoper di sisi kanan, bola justru datang ke jalur Arda Guller, yang tak menyia-nyiakan peluang, ia melepaskan tendangan indah dari jarak 30 meter ke gawang yang sudah kosong. 1-0. Bagi tim lain kebobolan cepat seperti itu akan menjatuhkan mental dan semangat, tapi tidak buat Bayern. Mendapatkan corner , Joshua Kimmich mengumpan silang di dekat mistar gawang di keramaian, dan luar biasanya, Aleksandar Pavlovic hanya perlu menyundul bola dengan mudah untuk menyamakan kedudukan dari ...

Hari Minggu Tak Lagi Sama, Baggio

Gambar
Kemarin Rabu 18 Februari 2027, timeline kanal informasi di media sosial memberitakan mantan pesepak bola Italia Roberto Baggio merayakan ulang tahun ke-59. Tanti auguri a Roberto. Ingat Baggio otomatis pikiran langsung terbayang Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat, nyaris 32 tahun silam. Itu Piala Dunia pertama kali saya menonton secara intens.   Baggio adalah protagonista Italia paling dikenang. Baggio memainkan Piala Dunia yang luar biasa, membawa Italia ke final dengan gol-gol penentu melawan Nigeria, Spanyol, dan Bulgaria.  Pada pertandingan final melawan Brasil di Rose Bowl Pasadena, Los Angeles, untuk pertama kali juara dunia harus ditentukan melalui adu penalti. Dan seperti sejarah telah tercatat, tendangan penalti Baggio melambung tinggi di atas gawang Claudio Taffarel, memastikan kekalahan menyakitkan Italia. Ia menunduk meratapi nasib buruknya, foto yang ikonik dengan titel  "the man who died standing" Saya turut patah hati bersama Baggio dan Gli Azzu...

Perjudian Erik Tohir dan Mimpi Piala Dunia Terkubur di Jeddah

Gambar
Selesai sudah perjuangan tim nasional Indonesia pada babak kualifikasi Piala Dunia 2026. Indonesia atau pasukan Garuda total menjalani 20 pertandingan, mulai Round - 1 melawan Brunei Darussalam sistem home - away dengan skor agrerat 12-0. Pada  Round - 2 Zona Asia, Indonesia bergabung di Grup F bersama Irak, Vitenam, dan Filipina. Dari enam kali laga, skuad asuhan Shin Tae Yong, berhasil menjadi runner - up , dengan mengumpulkan 10 poin, mengungguli Vietnam dan Filipina. Iraq seperti sudah diprediksi menjadi juara grup ini. Indonesia pun melangkah Round - 3 . Pencapaian yang membanggakan mengingat kita selalu terhenti di Babak ke-2 kualifikasi Piala Dunia. Di Round -3 menyisakan 18 negara Asia yang dibagi dalam tiga grup dengan masing-masing enam negara. Indonesia bergabung di Grup C, bersama Jepang, Australia, Arab Saudi, Bahrain, dan China. Sepuluh pertandingan dengan sistem kandang-tandang harus dilalui. Juara dan runner - up grup langsung mendapat tiket putaran final Piala ...

Malam Penobatan PSG sebagai Raja Baru Eropa

Gambar
Old Big Ears akhirnya datang ke Paris!! Final Liga Champions edisi ke-70 pada Sabtu malam 31 Mei 2025 di Munich Football Arena, dimeriahkan Linkin Park, yang menyanyikan"In The End" dan tiga hit metal dengan hentakan yang energik. Disusul pemusik biola David Garret memainkan "Seven Nation Army" yang melengking, sebelum anthem  Liga Champions berkumandang tanda pertandingan final dimulai. Setelah itu kita menyaksikan sejarah baru sepak bola tercipta. Paris Saint Germain (PSG) mencapai kejayaaan Liga Champions untuk pertama kalinya. PSG akan dicatat sebagai klub ke-24 yang memenangkan turnamen antarklub paling prestius di Eropa. PSG secara perkasa menghancurkan Inter Milan dengan skor 5-0. Kemenangan final terbesar dalam sejarah kompetisi ini, melewati final 1994 saat AC Milan meruntuhkan Barcelona 4-0. Rasanya kita tidak akan melihat kemenangan yang lebih besar dalam puluhan tahun ke depan. Dari awal hingga akhir pertandngan, Paris mendominasi secara teknis, fisik...

Preview Final Liga Champions 2025: PSG Versus Inter Milan

Gambar
Final Liga Champions selalu menjadi event yang melampaui sepak bola, ada banyak kegembiraan menyertainya. Final 2025 adalah edisi ke-70 akan dimainkan pada malam ini Sabtu 31 Mei 2025  di Munich Football Arena, Munchen, Jerman, antara  Paris Saint-Germain dan Inter Milan. Prancis melawan Italia di final, itu jarang terjadi. Ini akan menjadi final Liga Champions pertama yang mempertemukan klub Italia melawan klub Prancis sejak final tahun 1993,  saat Marseille menang atas rival sekota Inter, AC Milan  (final pertama sejak berganti nama  dari Piala Champions Eropa menjadi Liga Champions),  yang juga dipentaskan di Munich di Olympiastadion yang bersejarah. Sejak itu belum ada tim dari Perancis yang berhasil memenangkan turnamen paling antarklub paling bergengsi ini. Hanya ada dua kali wakil Perancis maju ke final, yakni Monaco pada 2004 saat dikalahkan FC Porto 0-3 di Gelsenkirchen, dan kedua PSG sendiri pada 2020 tapi ditundukkan Bayern Munchen 0-1 di Li...