Postingan

Menampilkan postingan dengan label Manchester City

Petualangan De Bryune di Inggris Berakhir

Gambar
Jika seorang pemain bisa bertahan selama 10 tahun di klub elite Liga Inggris, tampil konsisten, dan memenangkan semua trofi, tak diragukan lagi ia adalah legenda, bukan hanya untuk klubnya, tapi juga untuk sepak bola. Sudah jelas saya berbicara tentang Kevin De Bruyne, ikon Manchester City. Pada Minggu 25 Mei 2025,  De Bruyne memainkan pertandingan terakhirnya berseragam City melawan Fulham di Craven Cottage, malam ini pada laga pamungkas Liga Inggris 2024/2025.  Itu penampilan De Bruyne ke-422, sejak debutnya melawan Crystal Palace  pada 12 September 2015. De Bruyne datang ke Etihad Stadium pada 2015 dari Werder Bremen dengan harga £55 juta, nilai yang sangat tinggi. Tapi ia memberikan kontribusi jauh lebih berharga. Waktu itu City masih dilatih Manuel Pellegrini, yang sukses pada 2014. Sejarah De Bruyne di City berjalan paralel dengan Joseph Guardiola, yang menandatangani kontrak pada awal musim 2016. Pep berhadapan dengan Jurgen Klopp yang melatih Liverpool, Jose Mouri...

Palagan Pep Guardiola di Liga Champions

Gambar
Joseph "Pep" Guardiola sudah tujuh musim melatih Manchester City. Itu waktu terlama dibandingkan masa empat tahun fantastis di Barcelona (2008-2012), dan tiga musim membesut Bayern Munchen (2013-2016). Jadi Pep sudah 14 musim berkompetisi di tiga liga elite, dan hanya tiga season ia gagal juara, yakni pada musim 2012, 2017, dan 2020. Pep telah membangun dan mengubah banyak hal di Manchester City. Lima gelar Liga Premier dalam tujuh musim termasuk hetrik pada 2021-2023 adalah pencapaian hebat di kompetisi yang dianggap paling keras persaingannya. Pep sekarang sejajar dengan Kenny Dalglish dan Herbert Chapman, satu di belakang Matt Busby, dua di belakang Bob Paisley, dan, seperti manajer lain, jauh di belakang Alex Ferguson dengan 13 titel bersama Manchester United. Kesuksesan di City juga diyakini mengubah cara sepak bola dimainkan, dilatih, dan dipahami di Inggris. Hal serupa saat ia menukangi Bayern Munchen yang secara tidak langsung merevolusi sepak bola Jerman. Tapi masih...

Supremasi Manchester City di Inggris

Gambar
Manchester City seperti menjalani deja vu di pertandingan terakhir Liga Inggris musim 2011/2012 dan Liga Inggris 2021/2022 yang baru selesai akhir pekan ini.  Sepuluh tahun lalu, saya mendukung Manchester City yang dilatih Roberto Mancini daripada memfavoritkan Manchester United merengkuh gelar ke-20 Liga Inggris di bawah manager legendaris Sir Alex Ferguson. Memenangkan Liga Inggris 2012 untuk pertama setelah 44 tahun mengubah banyak hal dari klub The City.                                                                                         **** Cara Manchester City melakukan tidak bisa dilupakan. Bukan sekali tapi dua kali, dan tidak ada yang melakukan momen paling dramatis seperti mereka saat menjalani pertandingan terakhir kompetisi Liga Inggris. Pada Mingu ...

Bola Klasik: Gelar Bersejarah Manchester City 2012

Gambar
Hari penghakiman itu tiba pada Minggu, 13 Mei 2012, tepat delapan tahun lalu, pada pekan ke-38 kompetisi Liga Inggris 2012 yang akan menentukan siapa dari dua klub sekota Manchester, yang menjadi kampiun. Manchester City akan berhadapan dengan Queen Park Rangers (QPR) di kandang sendiri, Etihad Stadium. Pada saat bersamaan Manchester United akan menjalani laga away di markas Sunderland. City sedikit di depan karena keuntungan selisih gol lebih baik. Jadi City yang memegang kendali, sementara United berharap kendali itu lepas. Jadi, pertandingan di Etihad Stadium harus selalu dihubungkan di Stadion 'Cahaya',  venue  klub Sunderland menjamu pasukan Alex Ferguson, yang mengincar trofi ke-20. Fergie mencoba kalem sembari memainkan  mind games  untuk melumpuhkan mental anak-anak Roberto Mancini di situasi kritis. Situasi yang mencekam.  Etihad Stadium mempunyai dua sisi. Pertama, akan menjadi taman surga apabila Citizen mampu mengalahkan QPR. Kedua, Etihad juga...