Postingan

Menampilkan postingan dengan label HAM

Kritik HAM sebagai Alasan Moral

Gambar
Kritik HAM sebagai Alasan Moral Kritik terhadap HAM tertuju khususnya pada adanya kepentingan terselubung ( hidden agenda) dari beberapa negara kapitalis yang mensponsori kegiatan Ornop HAM. Para pengkritik mempertanyakan mengapa HAM dapat ditetapkan secara homosentris oleh seorang manusia atau ditentukan oleh negara yang berdaulat. Mereka menganggap HAM hendak ditetapkan sebagai mata uang moral untuk semua kota dan desa di segenap penjuru dunia sebagaimana tesis Gostavo dan Prakash. Menurut pandangan liberal, pada prinsipnya setiap individu berhak menuntut hak asasi otonominya kepada negara dan masyarakat tanpa membedakan status kedudukan dan kebudayaan. Sebaliknya, golongan tradisional dan komunitarian berpendapat bahwa liberalisme menghancurkan hubungan antarbudaya, kerabat, komunitas, dan mencabut hak anggota kelompok. Jadi, sebenarnya kritik terhadap HAM juga merupakan kritik terhadap modernitas, liberalisme, dan dampak pasar kapitalis menurut aktivis Howard. Para pengkritik HAM ...

Multiperspektif dalam HAM Internasional (1)

Gambar
Dalam perspektif internasional, sejatinya HAM baru dikenal setelah PD II, bahkan HAM kemudian dijadikan instrumen dalam interaksi antarnegara ketika dilakukan pengadilan penjahat perang setelah PD II di Nurnberg.  HAM dikenal sebagai suatu mekanisme dalam melawan kejahatan terhadap kemanusiaan. Pasal 6 (c) Piagam Nurnberg dalam hukum Internasional mengatur bahwa negara dapat dikenakan hukuman oleh pengadilan mana pun atas perbuatannya mengesahkan kejahatan terhadap rakyatnya.  Pengadilan dan Piagam Nurnberg telah mendorong DUHAM pada 10 Desember 1948 di Paris. Akan tetapi, dalam pelaksanaannya deklarasi itu terhambat karena perang dingin antarblok. Pada era perang tersebut dua blok yang bertikai (AS dan Soviet) sama-sama mendukung rezim militer di berbagai kawasan dunia dan DUHAM harus menyerah pada kepentingan politis. Untuk menanggulangi pelanggaran HAM dalam konteks internasional, telah dibentuk beberapa institusi, seperti Komisi HAM PBB dengan beberapa subkomitenya. Sampai...

Refleksi Hari HAM Internasional

Gambar
Hak Asasi Manusia (HAM) adalah seperangkat hak dasar yang dimiliki setiap manusia secara alamiah sejak lahir untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Pengakuan HAM secara internasional meliputi hak kebebasan sipil, hak kebebasan politis, hak kebebasan dari penindasan, hak kebebasan dari penahanan tanpa melalui pengadilan, hak perlindungan sebagai individu yang mempunyai hak alamiahnya yang tidak dapat digugat, dan direbut oleh siapa pun atau dari pihak mana pun. Pihak lain mengemukakan bahwa HAM merupakan sesuatu yang mutlak perlu bagi perkembangan individu. HAM merupakan sesuatu yang melekat pada semua orang setiap saat, hak yang tidak dapat dibeli ataupun diciptakan, hak yang dimiliki karena semata-mata sebagai manusia yang bermartabat, antara lain hak hidup dan hak kebebasan sehingga harus mendapat perlindungan mutlak. Atas dasar itu, HAM menjadi suatu konstruksi sosial yang dibangun dari kesadaran bahwa kedudukan manusia sebagai makhluk yang bebas dan berakal harus dijamin oleh negara da...

Makna Hak Asasi Manusia

Gambar
Marthin Luther King mempopulerkan kalimat I have Dream dalam suatu pidato yang menentukan sejarah hak-hak sipil, salah satu speech paling dikenang masyarakat Amerika Serikat.  Berselang beberapa dekade, Presiden Amerika Serikat ke-44, Barrack Obama juga mengucapkan kalimat sederhana penuh arti yang kemudian menjadi inspirasi banyak orang. Yes I Can .  Sejarah manusia selalu tertulis bahwa manusia merupakan spesies yang ambisius, tidak cukup hanya diberi makan dan minum, dan ditempatkan pada satu titik lalu menerimanya bulat-bulat.  Hasrat manusia selalu ingin lebih. Mereka memiliki rasa ingin bersaing dengan orang lain dan mengembangkan identitas. Sifat yang mereka sebut kegigihan dengan kemampuan untuk tetap fokus pada tugas sampai selesai. Setiap manusia memiliki ambisi. Kecil atau besar. Terselubung atau pun terang benderang.  Ambisi adalah kombinasi paten mimpi dan keterampilan atau paduan klop energi dan tekad. Ambisi adalah dorongan yang mahal, yang membutuhk...

Hentikan Kejahatan, Bukan Kehidupan

Gambar
Kemarin malam menjelang tidur, saya menonton kembali program  Insight   with Desi Anwar di Stasiun CNN. Episode kali ini mencoba mengungkap pro-kontra eksekusi hukuman mati yang belum mereda bahkan cenderung terus bergulir dari satu waktu ke waktu lain, dari satu negara ke negara yang lain. Saya tertarik dengan judul yang dipilih:  Hentikan Kejahatan, Bukan Kehidupan . Sampai menuliskan di blog ini, saya masih diliputi kegelisahan-sekaligus memaknai kehidupan setelah kelar menontonnya. Saya sempat menduga wawancara Desi dengan tokoh narasumber ini serupa dengan diskusi-diskusi sebelumnya yang telah banyak tayang, terlebih pada saat momen eksekusi mati di pulau Nusakambangan. Normalnya, untuk menggelar debat atau diskusi tentang pidana mati, narasumber yang diundang dari dua kelompok berseberangan. Antara kubu yang mendukung dan kelompok yang kontra. Tentu kedua kelompok tersebut biasanya berlatar belakang aktivis LSM, penegak hukum, akademisi, serta pemerin...