Postingan

Menampilkan postingan dengan label Inter Milan

Preview Final Liga Champions 2025: PSG Versus Inter Milan

Gambar
Final Liga Champions selalu menjadi event yang melampaui sepak bola, ada banyak kegembiraan menyertainya. Final 2025 adalah edisi ke-70 akan dimainkan pada malam ini Sabtu 31 Mei 2025  di Munich Football Arena, Munchen, Jerman, antara  Paris Saint-Germain dan Inter Milan. Prancis melawan Italia di final, itu jarang terjadi. Ini akan menjadi final Liga Champions pertama yang mempertemukan klub Italia melawan klub Prancis sejak final tahun 1993,  saat Marseille menang atas rival sekota Inter, AC Milan  (final pertama sejak berganti nama  dari Piala Champions Eropa menjadi Liga Champions),  yang juga dipentaskan di Munich di Olympiastadion yang bersejarah. Sejak itu belum ada tim dari Perancis yang berhasil memenangkan turnamen paling antarklub paling bergengsi ini. Hanya ada dua kali wakil Perancis maju ke final, yakni Monaco pada 2004 saat dikalahkan FC Porto 0-3 di Gelsenkirchen, dan kedua PSG sendiri pada 2020 tapi ditundukkan Bayern Munchen 0-1 di Li...

Kejayaan Inter Milan pada 2010 Bersama Jose Mourinho

Gambar
Mari kembali mengingat final Liga Champions 2010, ternyata sudah 15 tahun berlalu. Pada Sabtu 22 Mei 2010, pertandingan final Liga Champions antara Inter Milan melawan Bayern Munchen dimainkan di Estadio Santiago Bernabeu, kandang Real Madrid.  Ini final pertama yang dilangsungkan pada weekend , karena final-final sebelumnya dimainkan pada Rabu malam. Jadi ada sesuatu yang spesial. Bayern dan Inter masuk ke final setelah memenangkan dua gelar domestik, yang berarti bahwa keduanya bertarung di Madrid tidak hanya memenangkan Liga Champions tetapi juga meraih treble bersejarah. Inter dilatih "The Spesial One" Jose Mourinho, beradu strategi dengan Luis Van Gaal,  mantan mentornya di Barcelona.  Keduanya adalah pelatih pemenang, Mourinho pada 2004 bersama Porto, dan Van Gaal memimpin Ajax pada 1995.  Inter maju ke final setelah melewati Chelsea yang dilatih Carlo Ancelotti di Round -16, Lyon di perempat final, dan kemenangan terkenal atas juara bertahan, Barcelona-nya P...

Drama Tujuh Gol di San Siro

Gambar
Satu lagi pertandingan sepak bola yang akan saya bicarakan lama bahkan tak terlupakan. Duel Inter Milan melawan Barcelona pada semifinal leg - 2 Liga Champions 2025 di Stadion Giaseppe Mazza, Milano, Selasa 6 Mei 2025, yang dimenangkan tuan rumah Inter denga skor 4-3 melalui perpanjangan waktu. Kita kehabisan kata-kata untuk mendeskripsikan apa yang terjadi semalam di San Siro yang keramat. Tujuh gol tercipta dan sebelumnya enam gol pada leg - 1 , membuat kita sulit tidak setuju inilah duel semifinal Liga Champions paling seru dan menegangkan. Kita sangat beruntung bisa menikmatinya. Saat kita masih dibuat takjub dengan laga leg - 1 yang seru di kandang Barca, kita mencapai klimaksnya pada leg - 2 . Inter memainkan babak pertama yang sempurna, memimpin dua gol yang sangat berarti. Inter membuka keran gol pada menit ke-21. Kesalahan Frankie De Jong dan Daniel Olmo, memberikan kesempatan kepada Frederico De Marco melepaskan umpan terobos kepada Denzel Dumries, dengan Lautaro Martines d...

Legenda Sejati Inter Milan Itu Javier Zanetti

Gambar
Pesepak bola ini bernama lengkap Javier Ademar Zanetti, lahir di Buenos Aires, pada 10 Agustus 1973. Oleh media Italia, Zanetti dijuluki  Il Trattore  (Traktor), merujuk kekuatan, keuletan, dan stamina prima yang ditunjukkan sang pemain di atas lapangan. Sejak tahun 1995 hingga kini, Zanetti hanya membela satu klub, Inter Milan. Zanetti hengkang ke kota Milano dari klub lokal, Banfiled. Kabarnya Zanetti merupakan pembelian pertama yang kemudian menjadi pembelian tersukses Presiden Inter kala itu, Massimo Moratti, si raja oli. Pemain ini memang kurang mendapat tempat pemberitaan, bila dibandingkan dengan mega bintang seperti Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Wayne Rooney, dan sebagainya. Bahkan di klubnya sendiri, walaupun penyandang ban kapten, Zanetti masih kalah populer oleh sejumlah pemain Inter yang silih berganti menjadi rekannya, sebut saja  Il Fenomenon  Ronaldo da Lima, Cristian ‘Bobo’ Vieri, Adriano, dan lain-lain. Sejak mengabdi di Inter, sudah 19 allenatore...

Bola Klasik: Kontroversi Derby d'Italia pada 1998

Gambar
J uventus v Inter Milan pada 1998 (Sumber: theguardian.com) Saya tumbuh menjadi penggemar sepak bola dari tayangan Liga  Serie-A  Italia pada pertengahan 1990-an.  Lega Calcio  merupakan liga terbaik di Eropa bahkan Dunia kala itu. Dalam segala kemegahan dan gemerlap bintang-bintangnya, satu hal yang tak bisa disangkal bahwa ada bagian dari sepak bola Italia terbangun dari satu skandal ke skandal yang lain.  Kasus mafia  Totonero  pada 1980, dan tentu saja mafia  Calciopoli  pada 2006 yang menjatuhkan hegemoni sepak bola Italia, dan hingga kini belum pulih sepenuhnya. Tepat hari ini, 22 tahun silam, saya ingin mengenang satu dari sekian pertandingan sepak bola Italia yang paling kontroversial, bahkan masih sering didebat setelah dua dekade laga tersebut.  Pada 26 April 1998, Inter Milan melakukan perjalanan ke Stadion Delle Alpi Turin menantang Juventus  "si Nyonya Besar"  sekaligus juara bertahan, untuk satu duel krusia...

Forza Inter Milan

Gambar
(dok. pri) Begitulah sepak bola. Sepak bola mengajari kita untuk mengalami kenyataan nasib. Entah itu kesuksesan atau pun kegagalan. Suatu tim boleh saja mengira, mereka tidak bakal kalah.Tapi tiba-tiba datanglah peristiwa yang mencampakkan mereka ke dalam jurang kekalahan hanya dalam beberapa saat saja. Tentang kekejaman nasib sepak bola, ingatlah peristiwa yang terjadi pada final Liga Champions 1999, ketika Bayern Munchen dikalahkan Manchester United hanya dalam waktu 112 detik saja.  Tidak berhenti di situ, fase quarter final LC 2007, Bayern juga harus menerima kenyataan pahit dikalahkan secara tragis oleh AC Milan di markas mereka sendiri, Allianz Arena. Dan beberapa saat yang lalu, Bayern Munchen harus kembali menerima kekejaman nasib. Saat mereka sangat yakin dapat meraih kemenangan untuk memastikan tempat delapan besar turnamen antar klub paling kompetitif di Eropa, hukuman datang, lagi-lagi tim dari kota Milano lainnya, si biru-hitam, Internazionale. ...