Lebaran di Tengah Pandemi Korona
(dok. pri) Siti Almirah, anak saya berusia 7 tahun, pada 24 April lalu yang bertepatan dengan 1 Ramadan 1441 H, merasakan keberhasilan besar dalam satu awal perjalanan hidupnya. Untuk pertama kalinya ia bisa bertahan menunaikan ibadah puasa sampai azan Maghrib, bahkan ia membantu Mamanya menyiapkan menu sajian berbuka puasa kami. Kepuasan dan kebahagiaan mendalam ia alami. Saya bisa merasakan, menyentuh kalbu akan momen spiritual demikian. “ Sebentar, Papa. Saya lagi menikmati es buah ini dulu” kata Siti, saat saya menyuruhnya mengambil air wudhu untuk menunaikan salat Magrib berjamaah. Berbuka puasa adalah satu kenikmatan terbaik bagi umat manusia. Kebahagiaan Siti makin lengkap hari ini karena ia bisa menyelesaikan puasa 30 hari dengan rangkaian ibadah tarawih dan tadarussan sebulan penuh. Syukur Alhamdulillah. Bagi dia, puasa dan lebaran kali ini punya dua sisi. Pertama, ya itu tadi yang disebutkan di atas. Kedua, Ramadan kali berbeda yang pernah ia ...