Solusi Perselisihan dengan Bank
Kisah ini soal pengalaman berselisih dengan pihak perbankan. Artikel ini saya buat karena merasa kecewa, kesal, bahkan sedikit emosi berkonflik dengan lembaga perbankan yang katanya terpercaya. Sekaligus sebagai pelajaran teman-teman untuk lebih berhati-hati menjalin kerja sama dengan bank yang secara psikologis dan ekonomi, kedudukannya sangat kuat dibanding dengan kita sebagai debitur yang lemah. Maka, biarkanlah saya menumpahkannya di ruang ini. Tempo hari kami sepakat dengan sebuah bank plat merah untuk melaksanakan perikatan perjanjian kredit guna memodali kami membangun usaha rumah kos. Tentu saja agunannya adalah sertifikat (SHM) atas tanah tersebut dijadikan Hak Tanggungan melalui BPN via Notaris yang ditunjuk bank bersangkutan. Setelah pengecekan lapangan, SHM dinyatakan bersih, akhirnya dana cair dan kami langsung manfaatkan dana tersebut sesuai peruntukan. Kontrak kerja borongan tukang sudah diteken. Bahan material bangunan juga mulai masuk. Segalanya seperti berjalan s...