Halo GBK People, Salam Olahraga (10)
Siapa tidak kenal Gelora Bung Karno (GBK). Kompleks olahraga kelas dunia yang menjadi kebanggaan Indonesia.
Pada Jumat 17 Juli 2026 pagi, dari hotel Kartika Candra di Gatot Subroto, saya pergi ke kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Senayan dengan menumpang Grab motor, sejauh 7,1 kilometer dan ditempuh 15 menit.
Saya tiba pada pukul 7. 45 WIB, agak telat tapi masih lebih oke daripada tidak datang. Saya masuk lewat Pintu 4 dekat Masjid Al Bina, segera berada di area Stadion Utama untuk memulai olahraga dengan mengenakan jersei Basket Celebrities Makassar (BCM).
Jogging di GBK membuat saya teringat kenangan pelaksanaan Asian Games 2018. Waktu itu setiap hari selama dua pekan, saya menyambangi kompleks GBK untuk menonton games beberapa cabang dan menikmati atmosfer di area Festival GBK.
Jadi sambil mengitari Stadion Utama, saya juga ingin menjelajahi kembali venue-venue Asian Games di GBK, terutama yang saya kunjungi delapan tahun silam.
Pertama, Hall Basket yang saya sukai arsitektur gedungnya yang dibangun untuk event Asian Games 1962 dan masih digunakan pada Asian Games 2018. Tepat di sebelah timur Basket Hall, berdiri dengan megah Indonesia Arena yang baru diresmikan untuk Kejuaraan Dunia Basket 2023. Sayang pengunjung tidak diizinkan untuk masuk. Di sebelah Indonesia Arena, Lapangan Panahan dengan hamparan rumput yang tertata rapi terlihat dengan jelas.
Kemudian saya menengok Aquatic Stadium yang dapat menampung 7.800 penonton di bawah atapnya yang ikonik, desain menyerupai gelombang air. Aquatic terletak di area Plaza Timur, bersisian dengan Istora (Istana Olahraga) yang hari itu sedang direnovasi. Bagi penggemar olahraga, Istora adalah venue bersejarah khususnya bulutangkis. Istora dengan atapnya yang "lipat beton" kini menjadi cagar budaya.
Saya berjalan terus ke selatan dan menemukan Hutan Kota yang berkonsep Central Park New York. Hutan kota GBK terdiri dari dua area, ada area publik yang dikelola langsung pengelola GBK, dan ada Hutan Kota by Plataran, area komersial kaum elite. Pagi itu masih berlangsung event BRI Wellness Experience di Plataran.
Tidak terasa saya menghabiskan waktu selama dua jam lebih. Sejak proyek Asian Games 2018 dan pandemi 2020, kompleks GBK makin tertata dan menyenangkan untuk dijelajahi. Tak pernah sepi sejak dibuka pukul 06.00 WIB sampai tutup pukul 22.00 WIB.
Banyak hal yang bisa dilakukan di sini. Olahraga, nonton games, konser musik, jajan ragam kuliner, atau sekadar bersantai sejenak di hutan kota yang dapat membantu meredakan ketegangan.
GBK seperti rumah besar bersama. Mengunjungi dan berbaur di GBk kita akan merasakan tak ada sekat perbedaan, tak ada rasa curiga. Mencipatakan suasana menyenangkan.
Halo GBK People. Salam olahraga.





Komentar
Posting Komentar