Misbehaving: Terbentuknya Perilaku Ekonomi Sehari-hari
Richard Thaler adalah profesor intelektual internasional. Pada 2008 ia bersama Cass Sunstein, menulis buku populer dan sangat laris Nudge. Karyanya pada ilmu ekonomi perilaku telah memengaruhi kebijakan publik di Inggris dan juga di Amerika Serikat.
Thaler mengaku orang pemalas, sering menunda-nuda pekerjaan, namun ia telah menghabiskan 40 tahun untuk mempelajari ilmu ekonomi perilaku. Ia bahkan mendirikan dan menjalankan "Tim Wawasan Perilaku" di Downing Street London.
Menurut Thaler ekonomi perilaku merupakan ilmu yang tidak suram. Lebih asyik dan menarik daripada ekonomi biasa, menjelajahi cara-cara memadukan dan memodifikasi psikologi dan ekonomi untuk menjelaskan temuan terbaru dalam ekonomi perilaku.
Dalam buku Misbehaving: The Making of Behavioral Economics, Thaler membuka dengan mengutip ujaran Vilfredo Pareto pada 1906, bahwa dasar-dasar ekonomi politik, dan semua ilmu sosial secara umum, rupanya adalah psikologi. Boleh jadi akan ada suatu hari ketika kita akan bisa menyimpulkan hukum-hukum ilmu sosial berdasarkan kaidah-kaidah psikologi.
Apakah kita mampu membuat keputusan ekonomi dengan benar? Buku ini meneropong dan mencerahkan mengenai segala kekeliruan rasional manusia.
Manusia adalah pusat ekonomi, sebagaimana adanya penuh dengan kelemahan, irasional, dan keunikan. Manusia kapanpun, terdiri atas dua diri. Ada "perencana" yang berwawasan ke depan, berniat baik, dan peduli masa depan. Dan ada pelaku "cuek' yang hidup untuk masa kini saja.
Manusia punya keterbatasan waktu dan kemampuan otak. Thaler membedakan "manusia" dengan "ekon. Manusia tak punya otak secerdas Einstein, dan tak punya kendali diri seperti biksu. Kendali diri intinya soal konflik, dan manusia bukan ekon, yang lebih rasional dan perhitungan.
Thaler menyusun buku ini hasil kolaborasi dengan para ahli ekonomi dan psikologi, menguji teori, melaksanakan puluhan eksperimen, dan mengajukan hipotesis berkali-kali.
Banyak hasil eksperimen valid yang dijabarkan di buku ini membuat kita yakin bahwa selama ini kita keliru melakukan transaksi ekonomi, seperti beli token, anggur, sekop salju, tiket pertandingan basket, cangkir kopi logo kampus, dan yang lain.
Kita menghadapi banyak masalah lebih sukar ketimbang sekadar pergi ke pasar, seperti memilih karier, mengajukan KPR, mencari pasangan, tarif diskon gym dan wisata, penawaran kuis "Deal or No Deal", membeli saham, merekrut pemain draf NFL, menabung untuk masa tua, membagi ruang kantor, kebijakan menagih pajak, mendorong pendonor organ lebih aktif.
Kita semua mengalami bias dan membuat keputusan yang menyimpang dari standar rasionalitas yang dipakai ahli ekonomi. Ekonomi perilaku membuka cara-cara baru. Mengajari kita mengenai bagaimana membuat keputusan lebih cerdas, lebih untung, dalam dunia yang makin membingungkan. Bukan hanya mengubah cara kita berpikir mengenai uang, melainkan juga diri kita sendiri, dunia kita, dan segala jenis keputusan sehari-hari.
Misbehaving adalah kisah yang menarik dan seringkali lucu. Thaler menerangkan pembahasan riset yang "serius" dan puluhan ekspiremen dengan banyak cerita, anekdot, dan candaan.

Komentar
Posting Komentar