Cerita Senator Bertugas Memilih Dekan
Pengalaman baru selalu menarik dan menyenangkan bagi saya. Ini tentang pengalaman tahun lalu (2025) dan baru saya tuliskan di blog ini.
Pada Rabu 7 Mei 2025 silam, saya saya bersama 20 kolega dosen dilantik sebagai anggota senat FIS-H periode 2025-2029 oleh Rektor UNM Karta Jayadi. Berdasarkan Keputusan Rektor UNM Nomor 780/UN36/HK/2025.
Pasal 32 Statuta UNM mengatur bahwa Senat Fakultas adalah unsur penyusun kebijakan di tingkat fakultas. Tugas utamanya meliputi pertimbangan, pengawasan, serta perumusan kebijakan akademik dan pengembangan fakultas, serta memastikan pelaksanaan akademik di tingkat fakultas berjalan dengan baik.
Tugas pertama kami setelah dilantik adalah membentuk struktur Senat untuk menjalankan roda organisasi senat. Setelah rapat musyawarah terpilih Hasnawi Haris, sebagai Ketua Senat, dan Herman Dodi, sebagai Sekretaris.
Agenda pertama adalah melaksanakan pemilihan Dekan FIS-H periode 2025 sd 2029. Dekan yang saat ini menjabat, Jumadi, akan berakhir masa jabatannya pada 20 Agustus 2025. Incumben masih bisa mencalonkan karena baru satu periode menjabat.
Sebagai informasi pemilihan Dekan FIS-H, merupakan pildek pertama di UNM sejak kepempimpinan Karta Jayadi sebagai Rektor UNM, yang dilantik pada 17 Mei 2024. Jika kita masih ingat, pemilihan rektor silam berlangsung kontroversial dan berlangsung keras. Waktu itu pilrek diikuti 5 calon, dan pemilihan putaran pertama di tingkat Senat Universitas pada 27 Februari 2024 dianulir oleh Kementerian karena ditengarai ada indikasi intervensi pimpinan.
Ketika dilaksanakan pemilihan ulang ada perpindahan beberapa suara calon, dan puncaknya pada pemilihan akhir yang melibatkan suara menteri 35 persen, terjadi kejutan besar. Karta Jayadi yang awalnya hanya mendapat 5 suara, lalu 14 suara pada pemilihan ulang, membalikkan keadaan pada pemilihan akhir dengan meraih 54 suara, sedangkan Hasmiati yang sebelumnya dua kali unggul telak, pada putaran final ini hanya meraih 44 suara.
Terpilihnya Karta Jayadi sebagai Rektor UNM membuat konstelasi kepemimpinan di kampus "orange" menjadi berbalik. Jadi sederhananya, setiap pemilihan dekan di setiap fakultas tentu berimplikasi. Kebetulan yang pertama adalah FIS-H.
Untuk melaksanakan pemilihan, dibentuk dulu panitia pemilihan pada 20 Mei 2025, dan Senat memilih Mustaring sebagai ketua, setelah unggul voting 13-8 dari Rizal, selanjutnya ketua akan membentuk tim panitia.
Singkat cerita, panitia mengumumkan rundown, dan terdapat tiga dosen yang memenuhi syarat mendaftar. Pertama, Supriadi Torro; kedua Bahri; dan ketiga Jumadi. Ketiga calon ini akan memaparkan visi misi, dan setelahnya Senat melaksanakan pemilihan tahap I, pada Kamis 3 Juli 2025.
Hasil tahap I Supriadi Torro unggul dengan 13 suara, diikuti Jumadi 7 suara, dan Bahri 1 suara. Dengan demikian Supriadi dan Jumadi akan maju pada pemilihan dekan putaran final dengan mengikutkan 35 persen (11 suara) Rektor UNM, pada Senin 7 Juli 2025.
Pada Senin 7 Juli 2025 pagi, rapat senat dibuka pukul 9.15, dengan agenda tunggal, pemilihan dekan dengan cara voting, total 32 suara (21 suara senat dan 11 suara Rektor UNM). pada akhirnya Supriadi Torro mendapat 22 suara dan memastikan terpilih sebagai Dekan FIS-H UNM periode 2025-2029. Sedangkan Jumadi hanya mendapat 10 suara.
Supriadi Torro resmi menjabat sebagai Dekan setelah dilantik oleh Rektor UNM pada Selasa 19 Agustus 2025 di Ruang Teater Menara Pinisi UNM.

Komentar
Posting Komentar