Postingan

Tim Pengabdi Dosen FISH Memberi Motivasi kepada Masyarakat Prasejahtera di Desa Kadai Kabupaten Bone

Gambar
Tim dosen Fakultas Ilmu Sosial UNM Makassar yang terdiri dari Dr. Muhammad Zulfadli, M. Hum; Dr. Herman S. Pd., M. Si; Muh. Said, S.Pd., M. Pd; dan Feri Padli, S.Pd., M, Pd., melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Kadai, Kecamatan Mare, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan; dengan judul Memberi Motivasi Masyarakat Prasejahtera dalam Meminimalisir Ketergantungan Bantuan Sosial Menuju Kemandirian Finansial Tim dosen dari prodi Pendidikan IPS FIS UNM bermitra dengan Kelompok Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan sebagai bagian dari program pemerintah pusat. Salah satu program pemerintah seperti Program Keluarga Harapan (PKH) yang memberikan bantual langsung tunai kepada masyarakat kategori miskin belum signifikan mengubah kondisi ekonomi peserta Keluarga Penerima Manfaat (PKM). Faktanya dikutip dari laman media cetak Tribun Timur yang dipublikasikan 3 Januari 2018 bahwa tercatat penduduk miskin di Sulawesi Selatan September 2017 berjumlah 825,97 ribu jiwa meningkat seb...

Persembahan Emas Gresyia/Apriani

Gambar
Arena Olimpiade memang selalu penuh misteri dan senantiasa menciptakan "keajaiban" yang menakjubkan.  Ketika Greysia Poli harus lari ke luar lapangan saat reli pada skor 18-10 (set ke-2) untuk mengganti raket yang talinya putus, dan pasangan itu masih memenangkan poin, jelas ada sesuatu yang istimewa atau bisa kita katakan keajaiban sedang berlangsung di Musashino Forest Plaza, Tokyo. Pada Senin, 2 Agustus 2021, pertandingan final ganda putri, Greysia Poli/Apriani Rahayu secara meyakinkan menang melawan pasangan China, Chen Qing Chen/Jia Yia Fan, straight-game 21-19, 21-15 dalam waktu 57 menit. Greysia/Apriani memenangkan point terakhir dibuat lebih tegang oleh Chen/Yia Fan yang menuntut challenge review. Pertandingan bersejarah itu dinilai sebagai salah satu hasil yang paling tidak terduga dalam sejarah badminton Olimpiade. Greysia/Apriani yang tidak diunggulkan mengukir kemenangan dengan permainan fantastis, atas Chen/Yia Fan, yang merupakan pasangan unggulan kedua. Kemenan...

Olimpiade Tokyo 2020 dalam Kenangan

Gambar
Pada pukul 10 malam, 8 Agustus 2021, Presiden IOC Thomas Bach menutup secara resmi Olimpiade Tokyo 2020. Rentang 16 hari, sejak dibuka pada 23 Juli, lebih dari 11.000 atlet dari 206 negara bertanding di 33 cabang olahraga untuk memenangkan 330 set medali, telah membuat kagum milyaran penduduk bumi melalui siaran televisi. Deklarasi Bach, diiringi tarian dan cahaya kembang api, kemudian kita bisa membaca kata "Arigato", yang berarti terima kasih, terpampang pada layar LED di Stadion Nasional Tokyo, dengan font sama yang digunakan untuk melafal " Sayonara ", yang berarti selamat tinggal, pada upacara penutupan Olimpiade Tokyo 1964. Meskipun telah berakhir, namun Olimpade Tokyo 2020 benar-benar layak dikisahkan dan diwariskan dengan indah. "Malam ini api Olimpiade yang telah menerangi Tokyo padam dengan tenang. Tapi harapan yang telah menyala di sini tidak akan pernah padam," kata Ketua Panitia Olimpiade Tokyo 2020, Seiko Hashimoto, yang berdiri di podium ber...

Olimpiade Masa Depan

Gambar
Pada 7 September 2013, bertempat di gedung opera Teatro Colon, Buenos Aires, Argentina, Presiden International Olympic Committee (IOC) saat itu, Jacque Rogge, mengumumkan secara resmi tuan rumah Olimpiade ke-32 pada tahun 2020 dipercayakan pada Tokyo. Ibukota Jepang tersebut menyisihkan dua kandidat kuat: Istanbul (Turki) dan Madrid (Spanyol). Selama nyaris tujuh tahun, Jepang bekerja keras dan sangat serius menyiapkan dengan sangat baik semua unsur yang akan membuat Olimpiade 2020 akan terselenggara sebagai ajang olahraga terbesar, menjadi pengalaman luar biasa bagi atlet dan pendukung. Ada hubungan menarik antara Indonesia dengan Jepang. Dua kali terpilih sebagai tuan rumah Olimpiade, Jepang selalu 'terkait' saat Indonesia menyelenggarakan ajang Asian Games.  Sebelum Olimpiade Tokyo 1964, Indonesia menghelat Asian Games 1962. Lima puluh enam tahun kemudian "paket" tersebut terulang. Kini Jepang menyiapkan Olimpiade 2020 (1), di mana tiga tahun sebelumnya Indonesia m...

Final Piala Eropa 2020 di Stadion Wembley

Gambar
Mungkin klise untuk ditulis, sejak melihat drawing babak gugur Piala Eropa 2020, saya berharap Inggris dan Italia bisa berjumpa di pertandingan final. Sejak mulai merasakan "demam bola" pada Piala Dunia 1994 dan Piala Eropa 1996, Italia dan Inggris merupakan jagoan saya setiap turnamen besar. Sederhana, karena saya tumbuh menjadi penggemar sepak bola dari siaran Liga Italia dan Liga Inggris sejak awal era 1990-an. Tekun menonton setiap akhir pekan Seri A dan Premiership mendoktrin saya seperti ungkapan "tak kenal maka tak sayang". **** Hari istimewa, dunia sepak bola menantikan dengan penuh semangat untuk menyaksikan final Piala Eropa 2020 atau edisi ke-16 yang bertepatan dengan perayaan 60 tahun UEFA, otoritas sepak bola Eropa menggelar turnamen paling prestisius, pertama kali dilaksanakan pada 1960. Italia atau Inggris akan mendapatkan "kehormatan" ketika salah satu finalis memenangkan gelar Euro 2020 di Stadion Wembley, London pada hari Minggu, 11 Juli ...