Sepuluh Putaran di Lapangan Thor (6)

Ada kebiasaan baru saya, menjajal ruang publik yang dilengkapi venue olahraga, dan Lapangan Thor Surabaya sejauh ini yang terbaik.

Awalnya saya ingin berolahraga di Tambak Sari, sekaligus menyambangi Stadion Gelora 10 November, markas lama klub Persebaya Surabaya. Menumpang Grab motor dari Midwon Basuki Rahmat, saya tiba pukul 6.35 WIB di Lapangan Mundu, persis depan gerbang utama stadion.

Saya langsung teringat pengalaman menonton "Derbi Jawa Timur", Persebaya Surabaya melawan Arema Malang pada Liga Indonesia 2007. Pertandingan sengit diwarnai keributan antarpemain dan teror pada skuad Arema usai hasil imbang 1-1.

Sekitar 45 menit saya di Tambak Sari memotret dinamika Kampung Gayam yang berada di sekitar stadion. Kemudian saya memutuskan pindah venue ke Lapangan Thor, satu kompleks dengan GOR Gelora Pancasila yang bersejarah di Jalan Patmosusastro, Darmo. Lapangan tertua di Surabaya, sudah ada sejak Indonesia belum merdeka.

Nama "Thor" akronim dari Tot Heil Onzer Ribben, yang berarti “Salam untuk tulang rusuk kita. Nama yang diambil dari klub atletik dan sepak bola bentukan warga Belanda di Surabaya pada masa kolonial.  

Sekarang Lapangan Thor telah bertransformasi menjadi fasilitas olahraga modern multifungsi yang sepenuhnya dikelola Pemda Surabaya. Lapangan Thor memiliki lintasan 8 jalur lari berstandar internasional, dengan trek berbahan karet sintesis dengan kualitas bagus yang empuk dan nyaman untuk berjalan dan berlari. 

Saya senang bisa mengelilingi sepuluh putaran lapangan ini, tiga laps di antaranya bisa berlari. Artinya jika satu putaran sejauh 400 meter, pagi itu saya telah olahraga sejauh 4 kilometer, suatu pencapaian pribadi yang baik. 

Venue ini dilengkapi fasilitas penunjang yang juga terawat baik. Area parkir yang luas, lampu yang terang, tribun single-seat, toiletnya seperti di mall, musholla, dan kantin serta beberapa kedai kopi, meningkatkan kenyamanan pengunjung.

Saya pulang ke hotel dengan perasaan puas. Salam olahraga, salam untuk tulang rusuk kita.








Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berziarah ke Makam Nabi Muhammad SAW (8)

Merayakan Kenangan di Konser Dewa 19

Konser Parade Hujan di Stadium Merdeka (7)