Postingan

Range: Generalis Vs Spesialis

Gambar
Dunia masa kini bukanlah dunia yang terlalu ramah, kehidupan yang kita jalani sekarang membutuhkan sikap yang tidak bisa mengandalkan pengalaman sebelumnya. Kita menghadapi masalah baru yang memiliki ketidakpastian tinggi.  Sejak lama kita percaya pada satu kunci menuju kesuksesan. "Mulailah lebih awal, tetapkan spesialisasi, sempitkan fokus, dan lakukan dengan intens". Begitu faktanya, seiring semakin bersaing dan kompleksnya dunia, semakin kita dituntut harus menjadi "superspesialis", memiliki pengkhususan bidang (dan harus memulai sedini mungkin) untuk bisa menjalani dunia itu. Pengkhususan bidang yang sudah berlebihan. Hiperspesialis menciptakan “sistem selokan sejajar” dalam pencarian inovasi. Setiap orang menggali lebih dalam ke selokannya sendiri dan jarang melihat selokan di sebelahnya, walaupun solusi ada di selokan sebelah. Demikian David Epstein menggugatnya dalam bukunya berjudul Range Why Generalist Triumph in a Specialized World. Banyak orang semakin t...

Palagan Pep Guardiola di Liga Champions

Gambar
Joseph "Pep" Guardiola sudah tujuh musim melatih Manchester City. Itu waktu terlama dibandingkan masa empat tahun fantastis di Barcelona (2008-2012), dan tiga musim membesut Bayern Munchen (2013-2016). Jadi Pep sudah 14 musim berkompetisi di tiga liga elite, dan hanya tiga season ia gagal juara, yakni pada musim 2012, 2017, dan 2020. Pep telah membangun dan mengubah banyak hal di Manchester City. Lima gelar Liga Premier dalam tujuh musim termasuk hetrik pada 2021-2023 adalah pencapaian hebat di kompetisi yang dianggap paling keras persaingannya. Pep sekarang sejajar dengan Kenny Dalglish dan Herbert Chapman, satu di belakang Matt Busby, dua di belakang Bob Paisley, dan, seperti manajer lain, jauh di belakang Alex Ferguson dengan 13 titel bersama Manchester United. Kesuksesan di City juga diyakini mengubah cara sepak bola dimainkan, dilatih, dan dipahami di Inggris. Hal serupa saat ia menukangi Bayern Munchen yang secara tidak langsung merevolusi sepak bola Jerman. Tapi masih...

Cerita Membangun Rumah

Gambar
Sejak perkawinan pada 2012, saya dan Vera, istri, tinggal bersama ayah mertua, di satu kompleks perumahan selama tiga tahun. Siti, anak pertama kami, lahir pada 2013 dan tumbuh balita di rumah tersebut. Dari pengalaman itu, saya sempat berpikir praktis, jika punya uang cukup, ingin membeli satu unit rumah impian siap huni di kompleks perumahan yang lengkap fasilitasnya. Entah mulai kapan saya berubah sikap, tak lagi berminat punya rumah modelnya seragam di cluster-cluster yang dibangun developer. Ada perasaan tidak sreg tinggal di rumah yang kami anggap bukan rumah pribadi yang mencerminkan identitas dan karakter penghuninya.  Saya menyampaikannya kepada Vera, dan ia pun pada intinya berpikir sama.  Pada tahun 2016, kami membeli dengan cara mengangsur sebidang tanah dengan luas 150 m2 yang di atasnya berdiri rumah tua milik keluarga Vera.  Dengan segala kekurangannya, kami mulai tinggali rumah tersebut, bersamaan dengan lahirnya anak kedua, Uswa, pada Januari 2016. Butuh...

Menikmati Libur Lebaran

Gambar
Libur lebaran sudah tiba. Semua orang terutama umat muslim di seluruh jagat raya bergembira. Lebaran bagi khusus masyarakat Indonesia adalah ibarat perayaan spiritualitas yang digabungkan dengan festival budaya yang sarat makna. Singkat kata lebaran adalah hari yang paling dinanti-nantikan tiap tahun. Menyambut lebaran, sebagian besar dari kita melakukan ritual mudik. Meski sulit dan menempuh perjalanan melelahkan yang juga penuh risiko, semua rela dilakukan, dan ketika sampai di tempat tujuan dan melepas kerinduan dengan berkumpul bersama semua anggota keluarga besar, maka tak ada lagi kebahagiaan yang bisa diharapkan lebih dari itu. Bersama keluarga, dengan menggunakan baju terbaik, bahkan kalau perlu baju baru yang kita punya, kita berbondong-bondong menuju lapangan terbuka untuk menegakkan salat Idul Fitri sebagai bentuk perayaan perjalanan panjang sebulan melewati bulan suci. Lalu, setelah bermohon maaf lahir batin, tentunya lebaran kita juga tidak terasa klop tanpa suguhan makana...

Merayakan Idul Fitri 1444 H Bersama Orang Tercinta

Gambar
Waktu terus saja berjalan tanpa ada yang kuasa menghentikan, kecuali Allah SWT, Tuhan sang pemilik kehidupan dan semesta alam raya.  Bulan suci Ramadhan dan hari raya Idul Fitri datang dan pergi. Akan banyak umat muslim masih diberi kesempatan menikmati berkah Ramadhan tahun depan. Tetapi tidak sedikit juga di antara kita harus menerima takdir, bahwa inilah Ramadhan dan Idul Fitri terakhir. Mereka harus lebih dulu dipanggil kepadaNya. Bagi kita yang masih diberi kesempatan melaksanakan ibadah Ramadhan dan berhari raya Idul Fitri, hendaknya kita bersyukur atas nikmat Allah, SWT. yang tiada batas ini. Saatnya merayakan kemenangan perjalanan bulan Ramadhan bersama dengan orang-orang tercinta.  Ritual mudik, sungkeman mohon maaf dan bakti kepada keluarga besar terutama ke orang tua, dan acara ‘Halal-bihalal’ untuk menyambung dan memperkukuh silaturahmi, merupakan rangkaian kegiatan spiritual sebagai wujud rasa syukur di hari kemenangan.  Kemenangan yang bukan sekadar berpuasa...