Postingan

Kisah Guru BP Melawan Netizen

Gambar
Pada Rabu 2 November 2023, saya nonton pada kesempatan pertama penayangan film Budi Pekerti di bioskop. Ditulis dan disutradarai Wregas Bhanuteja, film ini kembali menyampaikan pesan kuat bagaimana kita harus berpikir jernih dan bersikap bijaksana menghadapi orang-orang angkuh di dunia media sosial. Mengambil latar Yogya yang guyub pada masa pandemi, Budi Pekerti berkisah tentang keluarga Prani Siswoyo (Sha Ine Febriyanti), guru bimbingan penyuluh (BP) SMP Pengemban Utama, yang begitu dekat dan hangat dengan siswanya.  Prani punya salam khas dan pendekatan yang ia istilahkan dengan 'refleksi' kala memberikan sanksi pada siswa indisipliner. Prani juga sedang berkampanye untuk dipromosikan sebagai wakil kepala sekolah bidang kemahasiswaan. Prani adalah istri Didit Wibowo (Dwi Sasono), pengusaha yang menderita depresi karena usaha yang dirintis seperti budidaya ikan cupang dan bisnis batu akik terpuruk karena pandemi Covid - 19 . Pasangan ini memiliki sepasang anak. Si sulung ...

Suatu Pagi di Kopi Klotok

Gambar
Menumpang Kereta Api Sancaka dari Stasiun Gubeng Surabaya, Vera dan saya tiba di Stasiun Tugu pada Rabu, 23 Maret 2022 siang pukul 13:04 WIB. Kami dijemput oleh Bangkit, kemudian diantar makan siang di Warung Bu Ageng di Jalan  Tirtodipuran, Mantrijeron, Prawirotaman, yang sering disebut kawasan "Kampung Turis". Hanya satu malam di Jogja, kami menginap di Villa D'House of Gembala , yang berada di Jalan Sawah Joglo, Sinduharjo, Ngaklik, Sleman.  Karena hanya satu malam, sedikit tempat yang bisa kami datangi. Setelah malamnya puas mengobati rindu makan di Gudeg Permata Bu Narti, di Kawasan Gunungketur, Pakualaman, maka agenda pagi pada Kamis 24 Maret 2022 adalah ngopi dan sarapan di Kopi Klotok. Kopi Klotok mulai dibuka pada akhir 2015, dengan cepat warung ini  booming setelah banyak fotonya diunggah di media sosial Instagram dan WhatsApp . Seolah menjadi destinasi wajib pendatang, t ak lengkap rasanya ke Jogja tanpa mampir ke Klotok. Kopi Klotok terletak di Jalan Kali...

Naik Kereta Api Surabaya ke Jogja

Gambar
Saya ingat terakhir kali naik kereta api pada 2007, waktu itu saya dari Jogja hendak mudik ke Makassar. Berangkat dari Stasiun Tugu menuju Stasiun Gubeng Surabaya untuk selanjutnya mengejar penerbangan ke Makassar di Bandara Juanda. Pada 2007 dan jauh sebelumnya, transportasi kereta api luar biasa buruk. Saya tidak sendirian, siapa pun yang pernah punya pengalaman naik kereta api pada masa lalu akan merasa teraniaya dan tersiksa.  Hampir semua stasiun kereta api kondisinya kumuh, semrawut, tidak aman, dan penuh asap rokok.  Di gerbong kereta berjubel penumpang liar hasil menyuap petugas, berebut kursi dengan pembeli tiket resmi; ratusan penumpang yang tidak mendapatkan kursi, tidur di mana saja beralaskan koran. Belum lagi beberapa penumpang membawa hewan piaraan menambah kejorokan dari toilet kereta. Pengamen dan pedagang asongan juga tak berhenti masuk tiap pemberhentian, sangat mengganggu. Penumpang tidak diperlakukan secara layak dan manusiawi. Gerbong layaknya t...

Pelajaran Moral dari The Righteous Mind

Gambar
                              "Lebih baik menjadi mulia tapi tidak dipercaya daripada terlihat mulia tapi dipercaya" Buku The Righteous Mind , banyak mengutip eksperimen perilaku manusia. Jonathan Haidt penulisnya, mengantar kita dalam perjalanan singkat mengenai asal-usul kemanusian, menelusuri hakikat manusia dan sejarahnya dari perspektif psikologi moral. Haidt membagi bukunya dalam tiga lintas bidang: filsafat, antropologi, dan politik. Psikolog sosial University Virginia ini menjadikan percakapan tentang moralitas, politik, dan agama lebih umum, lebih santun, dan lebih asyik.  Haidt memulai dengan memasukkan anekdot-anekdot sejarah, kutipan-kutipan dari filusf zaman dulu, dan pujian kepada beberapa orang yang visioner. Ia menyetel dan membangun metafora "penunggang" dan "gajah" sepanjang buku untuk memahami psikologi moral; penunggang (proses terkontrol) dan gajah (proses otomatis). Man...

Sherina dan Sadam Setelah 23 Tahun

Gambar
Ya, setelah 23 tahun Sherina Darmawan dan Sadam Ardiwilaga kembali menghibur kita pecinta sinema tanah air. Saya masih ingat menonton  Petualangan Sherina pada 2000 di Bioskop Mataram Yogyakarta. Jika tidak lupa harga tiketnya empat ribu rupiah. Saya sedang berkuliah semester awal kala itu diajak nobar oleh ibu kos. Momen itu adalah pengalaman menyenangkan. 23 tahun adalah waktu yang lama sekali. Banyak fase perjalanan hidup pada rentang itu, kuliah selesai, bekerja, menikah, dan bertumbuh bersama anak-anak, yang kami ajak untuk nonton sekuel Petualangan Sherina . Petualangan Sherina  barangkali film Indonesia pertama yang saya tonton di bioskop. Film istimewa karena berhasil membangkitkan dunia perfilman yang lama mati suri karena masyarakat Indonesia saat itu mulai mengakses stasiun televisi swasta dilanda euforia sinetron layar kaca. Orang berpikir seribu kali mengeluarkan uang untuk membayar tiket bioskop. Ceritanya sederhana, tapi film ini digarap dengan sangat baik,...