Hasil Fase Grup Piala Dunia 2026
Pertandingan babak penyisihan Piala Dunia 2026 telah berakhir pada Sabtu 28 Juni 2026.
Dua pertandingan di Grup J antara Aljazair versus Austria, dan Argentina melawan Jordania menjadi penutup 72 laga penyisihan. Tiga tim, Meksiko, Perancis, dan Argentina tampil sempurna dengan tiga kemenangan. Total 32 tim berhasil maju ke babak gugur sedangkan 16 tim lain tersisih.
Format baru 48 tim yang dibagi 12 grup di Piala Dunia 2026 menjadikannya laga penyisihan bertambah 24 game. Sebelumnya sejak Piala Dunia 1998 Prancis sampai Piala Dunia 2022 Qatar menerapkan formasi 32 negara yang dibagi ke 8 grup.
Saya termasuk yang tidak menyukai formasi baru ini, walaupun banyak game tapi sedikit sekali menghadirkan duel kelas berat. Sering terjadi pertandingan yang tak imbang. Saya juga tidak lagi merasakan aura "grup neraka" setiap perhelatan empat tahunan ini.
Dari 48 tim, 16 harus angkat koper, mereka adalah 8 negara yang menjadi juru kunci setiap grup, yakni Ceko, Qatar, Haiti, Turki, Curacao, Tunisia, Selandia Baru, Arab Saudi, Irak, Jordania, Uzbekistan, dan Panama. Ada juga empat tim peringkat 3 yang harus kandas, yakni Uruguay, Skotlandia, Korea Selatan, dan Iran.
Formasi 48 juga menciptakan fase gugur Round-32, untuk pertama kali di Piala Dunia. Menyaring 32 tim, terdiri 12 peringkat satu grup, 12 runner-up grup, dan 8 peringkat tiga terbaik. Ada tim yang melaju ke 32 besar tanpa pernah menang sekalipun. Sesuatu yang ribet dan banyak dikritik.
Tapi apa pun itu saya bersemangat menyambut fase knockout. Komposisinya sebagai berikut: 13 negara Eropa, 2 negara Asia-Pasifik, 5 wakil Conmebol, 8 Afrika, dan 4 dari Concacaf. Zona Asia paling anjlok, sedangkan wakil Afrika meningkat jika melihat hasil Piala Dunia sebelumnya.
Babak penyisihan sudah memberikan gambaran menarik menantikan pertandingan seru di babak 32 besar, yang sudah dimulai pada Minggu 28 Juni 2026 waktu setempat atau Senin 29 Juni 2026 waktu Indonesia, antara Kanada yang sukses mengalahkan Afrika Selatan, 1-0.
Mulai malam nanti sampai lima hari ke depan kita akan menyaksikan 15 lagi pertandingan fase gugur 32 besar. Jerman ditantang Paraguay mengulang babak 16 besar Piala Dunia 2002. Jika menang Jerman akan melawan pemenang laga Perancis dengan Swedia di babak 16 besar.
Barangkali yang paling seru adalah Belanda melawan Maroko. Tim "Orange" tampil sebagai juara Grup F adalah raksasa Eropa yang selalu diperhitungkan, sedangkan Maroko adalah tim Afrika pertama yang maju ke semifinal pada 2022, skuadnya bermaterikan pemain kelas Eropa. Jadi duel yang akan dilaksankan di Guadalupe Kanada ini akan berlangsung panas. Pemenang duel ini sudah ditunggu Kanada di 16 besar.
Bentrok Eropa sudah terjadi saat Portugal bertemu Kroasia di Toronto pada Kamis 2 Juli 2026. Menarik menantikan dua aktor utama, Cristiano Ronaldo di Portugal, dan Luka Modric di Kroasia. Salah satu dari mereka akan angkat koper lebih awal. Pemenangnya kemungkinan bertemu Spanyol di 16 besar yang diprediksi bisa melewati Austria.
Tuan rumah Amerika Serikat akan berhadapan dengan Bosnia Herzegovina di Stadion Francisco. Pemenangnya bertemu pemenang Belgia versus Senegal. Jalur di atas adalah fase hingga semifinal.
****
Jalur satu lagi terdiri dari 16 tim, di sini ada Brasil, Meksiko, Inggris, dan Argentina. Brasil yang dilatih Carlo Ancelotti sudah harus berhadapan dengan Jepang, tim kuat dari Asia. Brasil belum ideal walaupun mengalami perkembangan dari laga pertama hingga laga ketiganya. Tidak akan mudah bagi Vinicius Jr dkk mengatasi perlawanan gigih "Samurai Biru" asuhan Hajime Moriyasu.
Brasil mesti waspada dan harus tampil lebih baik lagi. Pelatih Ancelotto punya tugas mengutamakan kolektivitas tim dari materi bintang-bintang yang dimiliki. Piala Dunia tidak akan berpihak pada tim yang mengedepankan penampilan individual sang bintang dunia sekalipun.
Level permainan Jepang sudah menembus elite tak lagi sekadar mengimbangi, tapi sudah bisa membunuh para raksasa. Jepang sudah pernah mengalahkan Jerman, Spanyol, Inggris, bahkan Brasil di laga persahabatan, sehingga "Samurai Biru" percaya diri bisa mengandaskan harapan Brasil meraih juara dunia keenam.
Inggris asuhan Thoma Tuchel ditantang Republik Kongo tim kejutan, dan jika menang melawan pemenang Meksiko dengan Ekuador.
Argentina juara bertahan siap memulai babak gugur dalam kampanye mempertahankan trofi Piala Dunia. Albiceleste akan ditantang Tanjung Verde yang menyingkirkan Uruguay di Grup. Setiap pertandingan yang dimainkan Argentina di Amerika Utara bisa jadi pertandingan terakhir Lionel Messi berseragam Argentina. Ini Piala Dunia ke-6 peraih 7 kali Ballon D'or.
Pot Argentina dinilai lebih mudah untuk jalur ke perempat final yang diperdiksi berhadapan dengan Kolombia, kemudian berjumpa Brasil atau Inggris yang akan bentrok di delapan besar jika memenangkan dua laga sebelumnya.
Mari kita nikmati keseruan fase gugur.

Komentar
Posting Komentar