Postingan

Menampilkan postingan dari 2026

Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat

Gambar
Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat  dalah karya Prof. Dr. Sunyoto Usman, MA. Guru Besar Sosiologi Fisipol UGM, yang pertama kali diterbitkan pada November 1998, sesaat setelah Indonesia menjalani reformasi. Buku ini menyoroti tiga dasawarsa terakhir rezim Soeharto yang mengklaim sebagai "Bapak Pembangunan". Ironisnya pembangunan yang berlangsung panjang tidak menghadirkan kemandirian dan kesejahteraan bagi masyarakat luas. Rezim Soeharto dinilai berlaku tidak adil, dan tentu saja tidak demokratis. Sunyoto menyusun bukunya dalam empat bagian. Pertama, tranformasi sosial dan pemberdayaan masyarkat. Kedua, problem masyarakat modern. Ketiga, Islam dan perubahan sosial. Keempat, modernisasi dan masalah lingkungan hidup. Dari empat bagian besar tersebut diulas 25 isu penting, dari globalisasi, masyarakat desa, demokrasi, integrasi nasional, permasalahan perkotaan, nilai-nilai Islam dalam sosial politik, hingga lingkungan hidup berkelanjutan. Sesuatu yang baru dan terbuka untuk...

Let Them: Biarkan Mereka dan Biarkan Aku

Gambar
Mel Robbins adalah penulis dan podcaster populer, menulis  The Let Them Theori, buku yang m embimbing kita mengaplikasikan "Biarkan Mereka..." dan "Biarkan Aku...". Dua kata sederhana sebagai cara ampuh menghadapi hidup yang penuh tekanan, kelelahan mental, dan banyak menimbulkan stress. Mel sebenarnya bukan  ahli kesehatan mental, tapi ia menulis penuh dengan penelitian ahli, bukti, dan kisah-kisah menarik tentang cara  melindungi waktu dan energi kita yang berharga, serta berfokus pada apa yang benar-benar berarti untuk dijalani. Buku ini dibuka dengan kisah pribadi Mel dan keluarga yang bangkit dari keterpurukan. Ia awalnya tak mengerti cara memulai kembali, sampai ia teringat acara hitung mundur peluncuran roket NASA: 5-4-3-2-1. Sejak itu setiap yang akan dilakukan Mel semua dihitung mundur. "Aturan 5 Detik" ia rasakan punya kekuatan magis, membantunya  menghadapi ketakutan, keraguan, atau kebiasaan menunda. Jika sudah mengatakan 5-4-3-2-1, maka tak a...

Marty Supreme: Drama Petenis Meja Amerika

Gambar
Film ini dibuka pada suatu hari tahun 1952 di toko sepatu pinggiran New York yang sesak dan berantakan. Pegawai toko bernama Marty Mauser (diperankan Thimotee Chalamet), anak muda Yahudi, kurus, kacamata intelek, dan berkumis tipis. Ia kedatangan Rachel (Odessa A'zion), teman kecil sekaligus tetangganya yang sudah bersuami. Rachel berpura-pura menjadi pelanggan yang ingin mengambil sepatu, dan Marty pun membawa Rachel ke gudang dan mereka berhubungan seks kilat penuh gairah. Selanjutnya kredit film bergulir dengan grafik sekumpulan sperma yang menyerang sel telur,  diiring lagu Forever Young  dari Alphaville. Pengantar film klasik yang sungguh memikat. Marty sangat terobesi pada olahraga tenis meja. Dia melakukan segala cara untuk pergi ke London, ikut pertandingan tenis meja mewakili Amerika Serikat yang tidak menganggap pingpong sebagai sport . Federasi tenis meja AS hanya berjumlah dua orang dan tak punya kantor. Marty tidak serius bekerja di toko sepatu milik pamannya, Mu...

Misbehaving: Terbentuknya Perilaku Ekonomi Sehari-hari

Gambar
Richard Thaler adalah profesor intelektual internasional. Pada 2008 ia bersama Cass Sunstein, menulis buku populer dan sangat laris Nudge . Karyanya pada ilmu ekonomi perilaku telah memengaruhi kebijakan publik di Inggris dan juga di Amerika Serikat. Thaler mengaku orang pemalas, sering menunda-nunda pekerjaan, namun ia telah menghabiskan 40 tahun untuk mempelajari ilmu ekonomi perilaku. Ia bahkan mendirikan dan menjalankan "Tim Wawasan Perilaku" di Downing Street London. Menurut Thaler ekonomi perilaku merupakan ilmu yang tidak suram. Lebih asyik dan menarik daripada ekonomi biasa, menjelajahi cara-cara memadukan dan memodifikasi psikologi dan ekonomi untuk menjelaskan temuan terbaru dalam ekonomi perilaku.  Dalam buku Misbehaving: The Making of Behavioral Economics,  Thaler membuka dengan mengutip ujaran Vilfredo Pareto pada 1906, bahwa dasar-dasar ekonomi politik, dan semua ilmu sosial secara umum, rupanya adalah psikologi. Boleh jadi akan ada ...

Review Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer

Gambar
Pada suatu hari tahun 2000, Pramoedya Ananta Toer berangkat ke Jepang untuk menerima "The Fukuoka Asian Culture Prize" ke-11. Penghargaan untuk orang yang telah memberikan sumbangan besar bagi ilmu pengetahuan, seni, dan budaya Asia.   Kunjungan ke Jepang itulah yang menyebabkan Pramoedya teringat pada naskah Perawan Remaja yang ia selesaikan pada 14 Juni 1979 di Pulau Buru. Naskah itu kemudian direstorasi dan diketik ulang sampai terbit sebuah buku berjudul Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer (2001). Buku tentang kisah nyata perawan-perawan remaja Indonesia yang dijadikan budak seks ( Jugun Ianfu ) oleh pasukan militer Jepang pada masa pendudukan Jepang periode Maret 1942-Agustus 1945. Pramoedya menguak kebiadaban militer Jepang terhadap ratusan perawan remaja yang tak mengerti apa-apa, dari kesaksian beberapa tapol, wawancara dengan korban dan keluarga, serta penelusuran puluhan korban yang menetap di Pulau Buru jauh setelah Jepang menyerah pada 1945. Dengan geti...

Hari Minggu Tak Lagi Sama, Baggio

Gambar
Kemarin Rabu 18 Februari 2027, timeline kanal informasi di media sosial memberitakan mantan pesepak bola Italia Roberto Baggio merayakan ulang tahun ke-59. Tanti auguri a Roberto. Ingat Baggio otomatis pikiran langsung terbayang Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat, nyaris 32 tahun silam. Itu Piala Dunia pertama kali saya menonton secara intens.   Baggio adalah protagonista Italia paling dikenang. Baggio memainkan Piala Dunia yang luar biasa, membawa Italia ke final dengan gol-gol penentu melawan Nigeria, Spanyol, dan Bulgaria.  Pada pertandingan final melawan Brasil di Rose Bowl Pasadena, Los Angeles, untuk pertama kali juara dunia harus ditentukan melalui adu penalti. Dan seperti sejarah telah tercatat, tendangan penalti Baggio melambung tinggi di atas gawang Claudio Taffarel, memastikan kekalahan menyakitkan Italia. Ia menunduk meratapi nasib buruknya, foto yang ikonik dengan titel  "the man who died standing" Saya turut patah hati bersama Baggio dan Gli Azzu...

Perjalanan Seru ke Wawondula Luwu Timur

Gambar
Saya sejak lahir, bertumbuh kembang, sekolah, dan bekerja di kota, selalu merasa senang manakala ada kesempatan untuk sejenak menepi menikmati suasana alam pedesaan yang sejuk dan masih asri. Tak ada macet, tak ada bising, tak banyak memantau notifikasi ponsel, dan tak ada ketergesa-gesaan.  Begitu ada cuti long weekend selama lima hari, kami memutuskan melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman Vera, istri saya, di Desa Wawondula Sorowako, Luwu Timur.  Kabupaten Luwu Timur wilayah terjauh di Sulawesi Selatan, berbatasan dengan Sulawesi Tengah dan juga Sulawesi Tenggara. Kami berangkat malam pada pukul 20.00. Setelah Makassar yang padat, melintasi Maros, Pangkep, Barru, Pare-Pare, Wajo, Luwu, Palopo, dan Luwu Utara. Rutenya sangat panjang, 630 kilometer, ini pengalaman terjauh saya menyetir mobil, menyusuri jalanan yang seolah tak berujung di keheningan malam. Saya ingat singgah berkali-kali. Makan malam di Pangkep pukul 21, ngopi di warung tenda Anab...

Leave the World Behind: Tanda Akhir Dunia

Gambar
Leave the World Behind  (2023)  film yang diproduksi Netflix disutradarai dan ditulis oleh Sam Esmail, adaptasi dari novel Rumaan Alam. Film tentang "kiamat", tentang apa yang kita pikir yang akan mengakhiri dunia. Julia Roberts dan Ethan Hawke berperan sebagai Amanda dan Clay Sandford. Amanda bekerja sebagai eksekutif periklanan, sedangkan Clay, suaminya, profesor studi bahasa Inggris dan menulis kolom untuk New York Times. Pasangan ini memiliki dua anak remaja, Archie dan Rose. Keluarga bahagia dari Brooklyn Heights, New York. Keluarga mereka pergi berlibur di sebuah rumah-villa di kawasan terpencil Long Island. Mereka mengistilahkan Island sebagai tempat yang sempurna untuk “meninggalkan dunia". Mereka berenang di villa, berjemur di pantai, minum kopi Starbucks sambil bekerja online atau sekadar santai menonton televisi bersama. Pada suatu malam dan terjadi pemadaman listrik di seantero kota, seroang ayah dan anak perempuan berkulit hitam, GH Washinton (Mahershala Al...

Home Sweet Loan: Impian Rumah Kelas Menengah

Gambar
Home Sweet Loan  (2024) adalah film drama keluarga yang disutradarai Sabrina Rochele Kalangi dan ditulis oleh Widya Arifianti dari adaptasi dari novel karya Amira Bastari berjudul sama. Mengisahkan perempuan muda bernama Kaluna (diperankan Yunita Siregar), yang bekerja kantoran di Jakarta dengan gaji bulanan sekitar 6 juta. Untuk menambah penghasilan ia berkerja free lance sebagai model lipstik. Kaluna masih tinggal bersama ayah dan ibu di rumah klasik sederhana warisan kakeknya. Tinggal juga dua kakaknya Kanendra (Ariyo Wahab) dan Kamala (Ayu Shita). Kanendra dan Kamala sudah menikah dan memiliki satu anak. Jadi rumah tersebut dihuni sembilan orang dari tiga  kepala keluarga. Kita bisa tandai dari ada tiga kulkas yang ada di dapur rumah tersebut, berdekatan dengan meja makan yang hanya ada empat kursi. Di rumah itulah pusat konflik bercampur dari semua tokoh. Sementara dua keluarga kakaknya yang hidup "seenaknya", Kaluna dan ibunya yang bertanggung jawab dalam rumah terseb...

Melatih Tubuh dan Otak Mencapai Kesadaran

Gambar
Apa itu politik tubuh? Dari mana datangnya? Buku Memo Tentang Politik Tubuh adalah kumpulan refleksi Bre Redana, mantan wartawan Kompas , yang menjelaskan bahwa tubuh kita bukan sekadar jasad. Bukan seonggok daging semata. Tubuh juga memiliki memori dan memunculkan kecerdasan Bre menyusun buku ini dalam dua bagian. Bagian pertama  Memo tentang Politik Tubuh, berisi catatan hasil latihan  kegiatan silat di Persatian Gerak Bandan (PGB) Bangau Putih di Cisarua, di bawah asuhan Guru Besar Gunawan Rahardja.  Bre adalah murid sekaligus Sekretaris Dewan Guru PGB.  Pada bagian kedua diberi judul  Dari Tubuh Sampai Waktu. Terdiri dari 25 esai kolom Bre di rubrik  Udar Rasa surat kabar Kompas edisi Minggu.  Dari ratusan tulisannya, Bre memilih 25 esai--yang terbit pada 2012 hingga 2014-- yang paling kuat hubungannya dengan tema buku, yaitu politik tubuh.  Isitilah "politik tubuh" di sini bukan seperti politik dalam konteks memperebutkan kekuasaan. Bre ...

Karena Hidup Tidak Seperti Pasar Malam

Gambar
Semalam saya baru menyelesaikan  Bukan Pasar Malam, roman klasik karya Pramoedya Ananta Toer yang pertama kali diterbitkan Balai Pustaka pada 1951. Sudah 75 tahun tapi tetap relevan. Oleh rezim Orde Baru novel ini dilarang edar sejak 1965. Mengisahkan seorang anak revolusi, pekerja Balai Pustaka di Jakarta menerima sepucuk surat dari Blora, kampung halaman, pada suatu hari bulan Desember 1949. Ia diminta pulang karena sang ayahanda sakit keras.  Ayahnya seorang guru, juga pengawas sekolah penuh bakti angkatan Belanda, yang ingin disebut nasionalis dan bukan ulama.  Berbekal uang hutang kawan, sang anak sulung tujuh bersaudara yang dikarakterkan "Aku" bersama istri mudik dengan menumpang kereta api.  Rute sepur itu  diceritakan Pramoedya sebagai perjalanan nostalgia dari stasiun ke stasiun dengan lanskap Jawa yang subur dan permai. Situasi  Gambir, Cakung, Kranji, Tambun, Cikarang, Semarang, Rembang dengan hutan, sawah, hingga k ebun karet terasa begitu nyat...

Assembly Grade IV: Shining Brightly, Beyond Confidence

Gambar
Selalu menyenangkan bisa hadir menyaksikan pentas sekolah anak kami Uswatun Noor Shasmeen. Tahun 2025 lalu ia bersama kelas sukses mementaskan drama legenda  Calon Arang.  Pada Rabu 4 Februari 2026 pagi tadi, di sela-sela hujan deras mengguyur kota Makassar, saya hadir di Mini Theater SD Athirah, bergabung dengan ratusan orang tua siswa untuk menyaksikan pementasan sekolah " Assembly Grade IV " dengan tajuk Shining Brightly, Beyond Confidence . Saya sengaja duduk di bagian tengah atas supaya bisa lebih jelas dan fokus, kalau nonton film di XXI mungkin seperti seat C-8. Setelah rangkaian opening ceremony yang dipimpin Kepala SD Athirah, Khasan S. Pd., MM., menjelang pukul 8.45, talent show siswa dimulai dengan semangat. Grade 4 SD Athirah dibagi lima kelas, yakni: Al Hafidz, Al Hakim, Al Hayyu, Al Haqqu, dan Al Hamid. Masing-masing kelas terdiri 20-25 siswa. Jadi jika ditotal penampilnya berjumlah 120 siswa. Mereka membentuk grup-grup kecil yang silih berganti mengis...

Drama Final Australia Terbuka 2026

Gambar
Final tunggal putra Australia Terbuka 2026 bisa jadi pertarungan pamungkas yang akan dikenang sebagai laga dua finalis mewakili dua generasi yang berbeda. Novak Djokovic, petenis Serbia berusia lebih 38, pemenang terbanyak grand slam (24), mantan petenis nomor satu dunia terlama, mewakili generasi petenis yang sudah di pengujung karier. Jangan lupa Novak adalah "Raja" Meulbourne Park yang sudah menang 10 kali di sini. Novak menantang petenis nomor satu dunia saat ini, Carloz Alzaraz petenis dari Spanyol, yang berusia baru 22 tahun, tapi sudah memenangkan 6 Grand Slam. Alcaraz mewakili Gen-Z yang sudah mendominasi kompetisi sejak 2004, bersama Jannik Sinner dari Italia, yang dikalahkan Novak di semifinal. Kedua finalis bertanding untuk sejarah baru. Jika Novak menang, ia akan mencapai 25 trofi. Satu lebih banyak dari petenis putri Margaret Court, semakin mengukuhkan namanya sebagai petenis terhebat. Dan jika Alcaraz yang menang, ia bergabung dengan delapan petenis yang mencapa...

Jerusalem: Kota Suci dan Kota Konflik

Gambar
Buku yang ditulis dengan gaya jurnalistik selalu menarik untuk dibaca, kita seperti diajak melakukan perjalanan bersama sang penulis. Seperti buku berjudul Jerusalem, Kesucian, Konflik, dan Pengadilan Akhir,  karya Trias Kuncahyono, mantan wartawan surat kabar Kompas   bidang hukum, politik, dan internasional. Saat ini Trias ditugaskan sebagai Duta Besar untuk Takhta Suci Vatikan. **** Siapa tak kenal dengan kota Jerusalem? Telah tercatat sejak 5.000 tahun lalu bahwa kota ini  dinilai sebagai kota suci bagi tiga agama, yaitu Yahudi, Kristen, dan Islam. Sebagai umat muslim, khususnya, Jerusalem adalah kota suci ketiga, setelah Mekkah dan Madinah.  Dulu Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan malamnya dari Mekkah ke Jerusalem, yang kita kenal sebagai Isra Mi’raj ke Sidratul Al Muntaha. Jerusalem menjadi tempat seluruh umat beriman, condominium besar bagi budaya dan moralitas.  Selama ribuan tahun, Jerusalem merupakan kota ziarah tiga agama samawi.  Mereka berz...

Review Jalan Raya Pos, Jalan Daendels

Gambar
Buku Jalan Raya Pos, Jalan Daendels , karya Pramoedya Ananta Toer, menghidupkan kembali peristiwa kolonialisasi di Indonesia. Mengisahkan pembangunan Jalan Raya Pos ( Grote Postweg ) yang membentang sejauh 1.000 kilo meter dari Anyer, Banten, sampai Panarukan, Jawa Timur. Jalan raya ini dibangun hanya dalam waktu setahun pada 1808-1809, di bawah perintah Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Herman Williams Daendels, yang sangat berambisi menguasai Jawa. Pramoedya merekonstruksi sejarah penindasan Daendels dengan menuturkan sisi paling kelam dari genosida pembangunan jalan. Ia mengistilahkan ruas-ruas jalan raya ini beraspalkan darah dan air mata. Pekerja dipaksa rodi, banyak mati karena keletihan, kelaparan, atau terserang penyakit malaria dan yang lain. Ratusan mayat berceceran tak diurus selama masa pembangunan. Jalan Raya Pos telah menjadi infrastruktur penting sejak digunakan pada 1809. Tak salah jika disebut jalan yang menjadi penentu kehidupan pulau Jawa. Jalanan ini berukur...

Namanya Hidup Ada Tawa dan Ada Duka

Gambar
Suka Duka Tawa adalah film oke untuk memulai tahun 2026. Film bergenre drama komedi yang mengisahkan perjuangan seorang komika perempuan bernama Tawa, yang menjadikan aib keluarganya sebagai materi komedi di atas panggung, ia menertawakan masa silam yang kelam. Tawa adalah anak tunggal pasangan Keset dengan Cantik. Pada saat Tawa umur 6 tahun, Keset kabur meninggalkan Tawa dan Cantik, untuk mengejar karier sebagai pelawak grup klasik yang bermain sketsa komedi. Sulit untuk tidak mengingat gaya lawakan grup legendaris, Srimulat. Kepergian Keset tentu menciptakan luka dan trauma bagi Tawa dan ibunya yang harus berjuang mencari nafkah, berpindah-pindah kos kamar sempit. Tawa juga harus bekerja apa saja demi bertahan hidup di belantara ibu kota yang kejam, dari pegawai toko furniture yang dipecat sampai ia mencoba sebagai komika. Tawa bersama gengnya, memang sering mengunjungi suatu komunitas open mic . Pada suatu momen, Tawa naik ke panggung, ia membawakan materi berdasarkan kemarahan...